0 menit baca 0 %

Bimas Buddha Gelar Pembinaan Guru Agama Buddha Berkarakter Humanis

Ringkasan: Riau (Inmas) Untuk meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Buddha dalam era Globalisasi  dan Era 4.0 Bimbingan Masyarakat Buddha gelar Pendidikan Agama Buddha Berkarakter Humanis, Senin 07 Oktober 2019 di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru.Acara yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Aga...

Riau (Inmas) Untuk meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Buddha dalam era Globalisasi  dan Era 4.0 Bimbingan Masyarakat Buddha gelar Pendidikan Agama Buddha Berkarakter Humanis, Senin 07 Oktober 2019 di Hotel Ratu Mayang Garden – Pekanbaru.

Acara yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. Mahyudin MA didampingi Pembimbing Masyarakat Buddha Tarjoko, S.Pd, MM akan dilaksanakan selama tiga hari 07 s.d 09 Oktober 2019 dengan mengundang Narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau serta Badan Narkotika Nasional.

“Guru adalah orang yang sentral dalam pendidikan  sehingga masa depan lembaga Pendidikan ada pada guru ungkap Kakanwil mengawali sambutannya. Guru menjadi sorotan yang luar biasa, jika anak gagal maka itu adalah kegagalan guru tambahnya.

Saya berharap guru agama yang hadir pada saat ini mampu meningkatkan kompetensi diri sehingga mampu menjadikan anak – anak menjadi manusia yang berperilaku yang baik.

Tarjoko selaku Ketua Panitia menyampaikan mendidik bukan sekedar menjadikan anak cakap secara akademis namun juga harus berkarakter mulia sehingga perlu penguatan pada Aspek Spiritual. Spiritual harus dibangun dari berbagai aspek Pelaksanaan Ibadah serta segala aktifitas Pembelajaran Keagamaan yang bertujuan untuk membangun keimanan yang kuat.

Membangun karakter Humanis berarti mampu memanusiakan manusia dengan membentuk pribadi yang mampu menghargai orang lain tanpa melihat status sosialnya. Untuk Membangun karakter  tidak cukup hanya dari sekolah melainkan perlu dukungan dari Pendidikan Orang Tua dan Lingkungan. Tarjoko berharap 50 Orang Guru agama Buddha yang diundang mampu menjadi role model sehingga mampu meningkatkan Kualitas Pendidikan yang berkarakter Buddhis yang Humanis (belen)