Pekanbaru -(Inmas).
Bertempat di Hotel Ameera ,Jln. Ahmad Yani No.43 Pekanbaru, pada 13 Agustus
2017, Bimbingan Masyarakat Buddha mengadakan bimbingan Teknis database Simpatika
bagi guru Agama Buddha se- Kota Pekanbaru.
Kegiatan yang diikuti oleh
30 Orang Guru Agama Buddha Se- Kota Pekanbaru ini dibuka langsung oleh Bapak
Pembimbing Masyarakat Buddha, Tarjoko, S.Pd, MM didampingi stafnya Agus
Listianto. Tarjoko dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang hanya dilakukan 6
jam mata Pelajaran ini hendaknya mampu menciptakan paradigma baru buat guru
agama Buddha agar benar-benar serius mengikuti kegiatan ini karena sangat
berhubungan dengan keberadaan guru dilapangan yang secara sadar  atau tidak sadar harus diisi dan dilengkapi
yang nantinya akan mempermudah guru
dalam digitalisasi Portofolio PTK,Â
Bantuan/Beasiswa PTK, Tunjangan PTK, Diklat PTK, Sertifikasi PTK,
Pemetaan Mutu PTK dan beragam program lainnya.
“ jika orang lain bisa,
kenapa kita tidak, Guru-guru saya sangat luar biasa dalam menyelesaikan sistem database
Simpatika ujarnya seraya membuka acara.
Adapun  NarasumberÂ
yang diundang untuk memberikan materi pada Bimtek database simpatika
merupakan orang yang ahli dalam bidangnya, Pertama Drs.Rialis M.Pd selaku Kasi
Pendidikan Islam Kemenag Kota Pekanbaru, Kedua Temmy Maradilla S.Kom selaku
Pengembang Kapasitas Pendidik pada seksi PTK serta Pembimbing Masyarakat
Buddha, Tarjoko S.Pd.
Selaku Ketua Panitia, Wati
S.Ag menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan Perdana Bimas Buddha dalam
mensosialisasikan pengisian Database Simpatika Guru agama Buddha di kota
Pekanbaru yang mana kegiatan ini dibebankan Pada DIPA Bimas Buddha Tahun
Anggaran 2017. Wati berharap lewat kegiatan ini Guru Agama Buddha bukan hanya
sekedar mampu menyelesaikan dan mengerti tata cara pengisian Database Simpatika
Guru akan tetapi juga mampu mengajari dan berbagi ilmu kepada sesama Guru yang
ada di Wilayah Kerjanya nanti dan bukan hanya itu beliau juga berharap
hendaknya tali silaturahmi sesama Guru agama Buddha yang berdomisili di Kota
Pekanbaru ini juga semakin erat. (belen)