Pekanbaru (Inmas)- Bidang Urusan Agama Islam dan Bimbingan Masyarakat Islam (Urais dan Binsyar) Kanwil Kemenag Riau menggelar Expose Capaian Kinerja Program BImbingan Masyarakat Islam Provinsi Riau, Kamis (22/12/2016) di Aula Kakanwil Kemenag Riau.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, HM Saman S Sos M SI, didampingi Kabid Urais dan Binsyar H Asmuni MA, dengan dihadiri oleh Kasi Bimas Islam dan Perencana Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.
Kabag TU HM Saman S Sos M SI mewakili Kakanwil Kemenag Riau menyebutkan, kinerja dan program Bimas Islam Riau sudah cukup baik, bahkan ada beberapa kegiatan yang menjadi idola yaitu Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) salah satu dari sistem informasi yang dikembangkan oleh Bimas Islam Kemenag RI.
“Simkah kita cukup bagus dan sudah mulai berjalan baik, bahkan beberapa daerah melirik simkah Riau, seperti Kemenag Sibolga yang akan melakukan study ke Riau terkait dengan Simkah ini. Selain Simkah, system informasi lainnya juga perlu dioptimalkan dalam rangka lebih meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” jelas Saman.
Saman menegaskan, capaian kinerja sangat bergantung pada perencanaan, untuk itu Kanwil Kemenag Riau bersama Kemenag Kabupaten/ Kota harus membuat perencanaan yang tepat. Sehingga program yang dijalankan benar- benar tepat sasaran, dan tidak bernilai mubazir.
“Untuk anggaran Bimas Islam secara keseluruhan tahun 2017 Rp104 M lebih, anggaran tidak ada yang dibintang, jadi awal bulan Januari 2017 sudah bisa dilaksanakan. Dan anggaran ini hendaknya segera dilaksanakan, jangan sampai terjadi pemotongan lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Urais dan Binsyar Asmuni juga menyampaikan, bahwa program Binsyar tahun 2016 sudah berjalan cukup baik, dengan SDM yang cukup memadai, karena beberapa kegiatan menggunakan system aplikasi.
“Untuk pencairan PNBP sesuai dengan regulasi pancairan secara umum dengan besar pencairan sesuai dengan SE MP pertahun. Dari beberapa pelaporan yang terbaik administrasinya adalah Tembilahan dan Siak, dan ini patut dicontoh oleh Kabupaten/ Kota lain,” harapnya. (mus/ady)
