Riau (Inmas)- Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau yang juga merupakan Plh Kabid PHU, Drs H Mahyudin MA, memimpin rapat Evaluasi Pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Riau Tahun 2017, Selasa (22/8/2017) di Aula Kabag TU. Hadir dalam rapat tersebut seluruh Kasih dan staf pada Bidang PHU.
Mahyudin mengatakan, secara umum proses pemberangkatan JCH Provinsi Riau dari daerah ke embarkasi dan dari embarkasi ke Arab Saudi berjalan cukup lancar. Walau terdapat permasalahan- permasalahan kecil yang akan menjadi catatan untuk menjadi bahan evaluasi bagi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, sekaligus evaluasi bagi daerah Kabupaten/ Kota.
โUntuk bahan evaluasi ke PPIH Embarkasi Batam, berdasarkan hasil rapat kita ini ada beberapa poin yang harus menjadi perhatian kedepan, seperti perlu adanya post khusus untuk panitia daerah untuk memantau kondisi jamaah hingga berangkat ke tanah suci, perlu diusulkan 1 unit transportasi untuk setiap provinsi sehingga memudahkan panitia daerah untuk memantau jamaah. Dan yang perlu kita tekankan juga, terkait dengan pencekalan Sekda Dumai di Embarkasi, yang seharunya bisa dilakukan dengan cara bijak tanpa mencoreng nama yang bersangkutan. Barangkali ini terkait dengan protap pelayanan,โ ungkap Mahyudin dan berharap hal tersebut bisa jadi bahan evaluasi PPIH Embarkasi Batam yang akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2017 yang akan dihadiri Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Kasi Pembinaan Haji dan Umrah H Saifunnajar MH.
Sementara itu, terkait dengan pelayanan panitia daerah kepada JCH hendaknya dilakukan secara maksimal. Saat di Embarkasi Batam, hendaknya menunggu jamaah berangkat dulu ke Tanah Suci baru kembali ke daerah. Hal tersebut untuk memastikan, bahwa jamaahnya secara keseluruhan telah berangkat, atau jika ada yang sakit atau tunda biasa ditangani langsung bukan lepas tangan begitu saja.
โUntuk meningkatkan pelayanan terhadap jamaah pada fase pemulangan yang akan dimulai pada 9 September 2017, kita akan melakukan evaluasi dengan Kabupaten/ Kota, sehingga pada saat pemulangan tidak ada jamaah yang diabaikan, tetapi semua harus mendapat palayanan yang terbaik hingga pulang ke daerah,โ harapnya. (mus/nik)