0 menit baca 0 %

Bidang PHU Gelar Orientasi Penyiapan Bimbingan Manasih Haji

Ringkasan: Riau (Inmas)- Menghadapi musim haji 1439 H/ 2018 M Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Riau menggelar Orientasi Penyiapan Bimbingan Manasik Haji Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau,  22 24 Februari 2018 di Hotel Evo Pekanbaru.Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didamping...

Riau (Inmas)- Menghadapi musim haji 1439 H/ 2018 M Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Riau menggelar Orientasi Penyiapan Bimbingan Manasik Haji Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau,  22 – 24 Februari 2018 di Hotel Evo Pekanbaru.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Kabid PHU H Erizon Effendi S Ag dan Kasi Pembinaan Haji dan Umrah H Abdul Wahid S Ag MI Kom, Kamis (22/2/2018) usai membuka kegiatan Orientasi menyebutkan, manasik bagi Jemaah Calon Haji (JCH) hukumnya wajib, karena untuk melaksanakan ibadah haji harus menguasai ilmu tentang manasik haji, mulai dari pemberangkatan ketanah air, diperjalanan, di tanah suci hingga kepulangan ke tanah air kembali.

“Jadi kegiatan ini sangat penting, karena kita di Kementerian Agama akan memfasilitasi JCH kita yang jumlahanya mencapai 5.034 orang tersebar di Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau untuk mendapatkan ilmu- ilmu tentang pelaksanaan haji, agar kelak mereka kembali ke tanah air dengan haji yang mabrur,” ungkap mantan Kakankemenag Rohul ini.

Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau, H Erizon Effendi S Ag, mengatakan, pelaksanaan Orientasi Penyiapan Bimbingan Manasik Haji se Provinsi Riau Tahun 2018 dalam rangka mengantisipasi pelaksanaan manasik tingkat kecamatan dan Kabupaten/ Kota sambil menunggu regulasi terbaru dan anggaran dari Kementerian Agama pusat. Pada tahun 2017 pelaksanaan manasik sebanyak 15 kali, terdiri dari tingkat Kecamatan tingkat Kabupaten dan bimbingan Karu dan Karom.

“Untuk tahun lalu pelaksanaan manasik haji tingkat Kabupaten dan Kecamatan dilaksanakan pada bulan Juni atau setelah Hari Raya Idul Fitri. Dan berdasarkan hasil koordinasi kami ke pusat kemarin, saat ini masih dibahas tentang BPIH dan biaya manasik  secara intern, untuk itu kita hanya tinggal menunggu agar dapat kita teruskan ke Kabupaten dan Kecamatan,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Orientasi yang juga merupakan Kasi Pembinaan Haji dan Umrah H Abdul Wahid S Ag MI Kom, menyebutkan, jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan sebanyak 40 orang, terdiri dari Kasi Penyelenggarah Haji dan Umrah Kabupaten/ Kota, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan  se Provinsi Riau dan Pegawai pada Bidang PHU Kemenag Riau.

“Ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan manasik haji, mulai dari persiapan pelaksanaan manasik, pelaksanaan manasik, hingga pelaporan dari kegiatan manasik yang diadakan. Sehingga JCH dapat terbantu dalam mencapai haji Mabrur,” pungkasnya. (mus/eka)