0 menit baca 0 %

Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Gelar Penyusunan Soal Ujian Sekolah PAIS tingkat Dasar

Ringkasan: Riau-(Inmas) Ujian Akhir sekolah sebentar lagi akan tiba.Untuk itu Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam menggelar Acara Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum Pendidikan Agama Islam (K-13) serta Penyusunan Soal Ujian Sekolah Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar bertempat Di Hotel Dian Graha, Se...

Riau-(Inmas) Ujian Akhir sekolah sebentar lagi akan tiba.Untuk itu Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam menggelar Acara Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum Pendidikan Agama Islam (K-13) serta Penyusunan Soal Ujian Sekolah Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar bertempat Di Hotel Dian Graha, Senin 05 Februari 2018.

Turut hadir pada Acara tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs.Ahmad Supardi Hasibuan,MA, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Drs.H.Fairus serta para Kasih di Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

Acara yang diawali dengan Pengambilan Sumpah Oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dihadiri oleh Guru Pendidikan Agama Islam Se-Provinsi Riau serta beberapa Pengawas Pendidikan Agama Islam Tingkat Dasar.

Selaku Ketua Panitia, Yusril menyampaikan kegiatan Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum K-13 serta Penyusunan Soal Ujian Sekolah PAI SD diadakan dari tanggal 05 s.d 08 Februari 2018. Yusril mengatakan bahwa Ujian pada tahun ini dibagi dalam tiga bagian. Pertama Ujian Nasional yang 100 Persen soalnya dikelolah Oleh Pusat yang dikelolah  lansung oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Kedua USBN yang mana pengelolahannya 25 persen dikelolah oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan 75 persennya dikelolah oleh daerah, dan Ketiga Ujian Sekolah yang seratus persen pengelolaannya dilimpahkan kepada pihak Sekolah.

“Ini tugas yang sangat Besar dan mempunyai dampak yang sangat berarti kedepannya” papar Supardi mengawali sambutanya.mengapa dikatakan demikian karena sebelum kita melaksanakan Tugas kita terlebih dahulu diangkat sumpah untuk mampu bekerja secara Profesional dan mampu merahasiakan kemurnian soal sampai Hari H ujian itu bisa dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia.

Lebih Lanjut Bapak berdarah Batak ini menyampaikan Pendidikan itu dibagi menjadi tiga. Pertama disebut dengan Pendidikan Berciri Khas agama, Kedua disebut dengan Pendidikan Keagamaan dan yang ketiga disebut dengan Pendidikan Agama Islam di Sekolah.

Guru Pendidikan Agama Islam adalah  pelaksana Misi Dakwa yang Luar Biasa karena jika dilihat dari segi honor mungkin nominalnya bisa dihitung dan tidak berarti apa-apa, akan tetapi mampu menciptakan pahala yang nikmatnya tidak bisa diukur Oleh Manusia.

Supardi berharap supaya sesi demi sesi acara bisa diikuti dengan baik sehingga mampu menciptakan Generasi  yang berakhlak serta berprestasi yang bisa membawa kemajuan bagi bangsa dan Negara (belen/Ady)