Bidang Pekapontren Sosialisasi Program Beasiswa Santri Berprestasi
Ringkasan:
PEKANBARU, 8/1 (HUMAS). Kepala Bidang Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (Pekapontren) Kanwil Depag Prov. Riau, Drs. H. Pandji Ade Kh.F, Jumat (8/1)diruang kerjanya memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan media cetak lokal, mengenai Program Beasiswa Santri Berprestasi Departemen A...
PEKANBARU, 8/1 (HUMAS). Kepala Bidang Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (Pekapontren) Kanwil Depag Prov. Riau, Drs. H. Pandji Ade Kh.F, Jumat (8/1)diruang kerjanya memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan media cetak lokal, mengenai Program Beasiswa Santri Berprestasi Departemen Agama. Hal ini dilakukan untuk memberikan informasi awal dan motivasi kepada Pimpinan Pondok Pesantren di Provinsi Riau agar dapat mengutus para santrinya yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti program ini.
Sejak program ini diluncurkan oleh Departemen Agama, sudah 12 orang santri berprestasi asal Provinsi Riau yang berhasil mendapatkan program beasiswa tersebut. Mereka saat ini tersebar di beberapa perguruan tinggi favorit, seperti UGM dua orang, IPB tiga orang, ITS lima orang, UIN Syarif Hidayatullah satu orang, dan Unair satu orang.
Kita berharap di tahun ajaran 2010/2011 ini jumlah santri asal Provinsi Riau yang lulus dalam program beasiswa santri berprestasi akan meningkat, untuk kepada semua pimpinan Pondok Pesantren agar mempersiapkan para santri yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi yang akan dilaksanakan pada bulan Maret nanti, ujar Pandji.
Adapun persyaratan bagi santri yang berhak mengikuti seleksi beasiswa tersebut adalah; tercatat sebagai siswa SLTA, Madrasah Aliyah (MA) atau sekolah setingkat yang bernaung dalam manajemen pondok pesantren, untuk program IPA, santri harus mempunyai prestasi terbaik (rangking 1-3) di sekolah atau madrasah, nilai rata-rata mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa Inggris selama lima semester minimal 7. Untuk program IPS sama dengan diatas, nilai rata-rata Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Akuntasi selama lima semester menimal 7. Untuk program Studi Agama, nilai rata-rata mata pelajaran Bahasa Arab, Fiqh dan Quran Hadist, selama lima semester minimal 7.
Program beasiswa santri berprestasi Departemen Agama RI ini bekerjasama dengan ITB, UGM, ITS, IPB, UNAIR, UIN SYARIF HIDAYATULLAH, IAIN SUNAN KALIJAGA dan IAIN WALISONGO. (awd)