0 menit baca 0 %

Bidang PAKIS dan Dispora Lakukan Rapat Persiapan Pospenas

Ringkasan: Riau (Inmas) - Bertempat di Ruangan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau dilaksanakan Rapat Intern antara Bidang PAKIS dan Bidang Pemberdayaan dan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Riau. Rapat yang dilaksanakan pada hari jumat (25/1/19) tersebut...

Riau (Inmas) - Bertempat di Ruangan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau dilaksanakan Rapat Intern antara Bidang PAKIS dan Bidang Pemberdayaan dan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Riau. Rapat yang dilaksanakan pada hari jumat (25/1/19) tersebut langsung diterima oleh Kepala Bidang Pakis beserta Kasi Pondok Pesantren.

Kepala Bidang PAKIS H. Fairus mengatakan bahwa pelaksanaan Pospena tahun 2019 akan dilaksanakan pada bulan Juli sampai oktober 2019 dengan dua nominasi tempat pelaksanaan yakni Bengkulu atau Jawa Barat. Kementerian Agama akan saling berkoordinasi dengan dispora provinsi Riau dalam rangka mensukseskan kegiatan Pospenas tersebut.

Sementara itu Plt. Kepala Bidang pemberdayaan dan prestasi olahraga Dispora Provinsi Riau M. Iqbal  mengatakan Dispora Provinsi Riau akan mensatukan program dan kontribusi dalam kegiatan Pospenas tersebut, dimana Kemenag akan berperan pada bidang Seni keagamaan dan Dispora akan berperan pada bidang Olahraga.  

Untuk dispora pendanaan untuk kegiatan ini sudah dipersiapkan pada Tahun 2018 untuk selanjutnya dilaksanakan pada Tahun 2019. Dalam hal periapan pospenas Dispora akan membentuk Tim Seleksi dan akan dilaksanakan TC (Trainnig Center) sebelum diberangkatkan ke lokasi kegiatan. Seleksi tersebut akan dilaksanakan selama 8 Hari dan pada hari ke 9 peserta pekan olahraga seni akan diberangkatkan untuk mengikuti pekan olahraga seni tingkat nasional.

Dispora provinsi Riau telah mengaggarkan Dana untuk Pospenas ini sebanyak 6 Cabang Olahraga (Cabor) yakni 57 orang atlet. Dengan kekuatan 57 atlet Provinsi Riau dapat berbicara ditingkat nasional, begitu juga dengan seni Keagamaan. Mudah-mudahan Kemenag bisa mengirimkan santri-santri terbaiknya pada Bidang seni Keagamaan. (ana/anto)