Bidang Mapenda Bina Guru Agama Islam Pada Sekolah Umum
Ringkasan:
Pekanbaru, 1/6 (Humas)- Bidang Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (MAPENDA) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melaksanakan pembinaan terhadap Guru-Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada sekolah umum. Hal ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kualitas para guru agama yang mengajar...
Pekanbaru, 1/6 (Humas)- Bidang Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (MAPENDA) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melaksanakan pembinaan terhadap Guru-Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada sekolah umum. Hal ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kualitas para guru agama yang mengajar pada sekolah umum. Sehingga dengan demikian, diharapkan para guru agama Islam itu memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam bidang pendidikan agama Islam.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (MAPENDA) Kanwil Kemenag Riau Drs. H. Edwar S. Umar melalui Kepala Seksi Evaluasi dan Supervisi Drs. H. Saifunnajar, MH. hari ini, Selasa, 1 Juni 2010 bertempat di ruang kerjanya, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 235 Pekanbaru. Menurut Saifunnajar, kegiatan ini ditaja dalam bentuk Diklat Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI), yang diikuti sebanyak 55 orang, terdiri dari para guru agama Islam pada tingkat SD, SMP, SMA/SMK Se Provinsi Riau. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 31 Mei sampai dengan 2 Juni 2010 bertempat di Hotel Mona Plaza, Pekanbaru.
Menurut Saifunnajar, putra daerah Indaragiri Hilir Tembilahan ini, Diklat GPAI tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Asyari Nur, SH. MM. pada hari Senin, 31 Mei 2010 bertempat di Hotel Mona Plaza, Pekanbaru. Dan dihadiri oleh pejabat-pejabat lainnya dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau dan jajaran tokoh pendidikan Islam Provinsi Riau.
Asyari Nur yang juga Rois Syuriyah NU Provinsi Riau ini menyatakan, bahwa pendidikan agama sangat berperan dalam membentuk kepribadian seseorang, khususnya dalam membina kepribadian, mentalitas dan karakter seseorang. Untuk itu, pendidikan termasuk di dalamnya metode dan sistem pendidikan harus terus diperbaharui, sehingga relevan dengan perkembangan zaman. Zaman kita berbeda dengan zaman anak didik kita. Oleh karena itu, kata Nabi Muhammad SAW : Didiklah anak-anak kamu sesuai dengan zamannya, sebab zaman mereka dengan zaman kamu berbeda.
Untuk melakukan pembaharuan secara terus menerus dan berkesinambungan terhadap pendidikan agama Islam ini, Kanwil Kemenag Riau telah menjadikan Kota Pekanbaru sebagai Madrasah Andalan. Dari madrasah andalan ini, diharapkan lahir pembaharuan-pembaharuan, kreasi-kreasi baru dalam sistem pendidikan agama Islam. Sehingga dengan demikian, diharapkan ke depan Kota Pekanbaru akan menjadi kiblat pendidikan madrasah di Provinsi Riau.
Untuk itu, harap Asyari Nur yang juga Ketua Thariqat Muktabarah Provinsi Riau ini, agar Bidang Mapenda dan seluruh komponen tenaga pendidik dan kependidikan di Provinsi Riau, termasuk di dalamnya para Guru Agama Islam pada sekolah umum, mencurahkan seluruh perhatiannya terhadap masalah pendidikan ini, sehingga kita tidak tertinggal dari daerah lain. (Ash).