0 menit baca 0 %

Besuk Pegawai Pramubhakti, Kakanwil Serahkan Bantuan Dana Senilai 15 Juta Rupiah

Ringkasan: Riau (Inmas) Kepala Kanwil Kemenag Riau H Mahyudin didampingi Plh Kabag TU H Erizon Efendi membesuk pegawai pramubhakti yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad, Senin (06/04). Ba da zhuhur berjama ah, bersama dengan Kabid Penaiszawa HM Saman dan sejumlah pejabat eselon IV...

Riau (Inmas) – Kepala Kanwil Kemenag Riau H Mahyudin didampingi Plh Kabag TU H Erizon Efendi membesuk pegawai pramubhakti yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad, Senin (06/04). Ba’da zhuhur berjama’ah, bersama dengan Kabid Penaiszawa HM Saman dan sejumlah pejabat eselon IV lainnya, Kakanwil Kemenag Riau dan rombongan ingin melihat langsung perkembangan kondisi pramubhakti bernama lengkap Muhammad Syafi’i yang menderita kanker usus itu.

Kakanwil dan rombongan tiba di gedung Flamboyan ruang Cendrawasih II di lantai III gedung RSUD Arifin Ahmad pukul 13.10 WIB. Tampak sesosok pria terbaring lemah sedang dirawat keluarganya. Sosok bernama lengkap Muhammad Syafi’i itu merupakan pramubhakti di Bidang Penaiszawa. Suami dari seorang istri bernama Putri (29) ini memiliki dua anak yang masih balita masing masingnya putra (4) dan putri (1), berusaha tersenyum menyambut kedatangan Pimpinan, teman dan sahabatnya. Kedatangan Kakanwil beserta rombongan yang silih berganti datang menyusul untuk membesuk membuat wajahnya sumringah.

H Mahyudin memberikan spirit dan semangat kepada Syafi’i untuk yakin bisa sembuh dan bersabar dengan ujian dari Allah. "Semoga Syafii tabah dengan penyakit yang diderita, sedikit bantuan dari partisipasi teman teman semoga bisa meringankan beban keluargam dan bisa dimanfaatkan sebaik baiknya", ujar Kakanwil. Menanggapi hal itu pihak orangtua ibu dari Syafi’i mengaku kunjungan itu sangat berarti bagi keluarga mereka dan meminta untuk mendo’akan anaknya bisa sembuh dan segera bekerja kembali.

Tampak seorang ibu tua bernama Hamidah (66) duduk menahan sedih melihat kondisi anaknya yang terbaring lemah, didampingi sang suami bernama Usman (70) hanya bisa diam menahan sedih yang sama dengan istrinya. Kedua orangtuanya,  meminta do’a dari semua pihak yang tulus memberikan perhatian moril dan materil demi kesembuhan  putra bungsunya. "Ini anak laki laki kami satu satunya, tiga kakak nya  perempuan semua, terimakasih kami ucapkan atas perhatian ini", sebutnya.

Diketahui dari istri Syafi’i langsung, ia mengungkap hal yang sama sangat berterimakasih atas perhatian dan kepedulian semua keluarga besar ASN Kemenag Riau terhadap suaminya.”Kondisi badan suami saya makin kurus sejak sakit, kami sekeluarga sangat prihatin, tadinya berat badan mencapai 70 kilo sebelum sakit, sekarang 40 kilo pun mungkin tak sampai, minta doa'nya bu” ucapnya lirih. 

Terlihat semua yang berada diruangan tampak serius dan prihatin. Sebagai sesama ASN Kementerian Agama sudah menjadi hal yang lumrah untuk saling membesuk dan mendo’akan saudara yang tertimpa sakit. Pada kesempatan itu Kakanwil Kemenag Riau menyerhakan bantuan sumbangan dari ASN Kemenag Riau sebesar 15.000.000 kepada orangtua yang diwakili Ayahanda Syafi'i didampingi istrinya. Tercatat dana bantuan yang sudah terdaftar sebanyak 21.820.000 artinya masih ada senilai 5.100.000 yang belum menyerahkan sesuai daftar, sementara dana yang masuk sudah baru mencapai 16.720.000. (vera)