0 menit baca 0 %

Besok Sekjen Buka Raker, Kakanwil : Ini Dia Resolusi Kemenag di Tahun 2018

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kanwil Kemenag Riau mengekar Rakerwil 2018 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru selama tiga hari Tanggal 3-5 April 2018. Menag yang semula dijadwalkan hadir dalam acara Raker batal membuka Kegiatan rutin tahunan tersebut. Meski batal, Kakanwil mengatakan jadwal raker yang telah ditetap...

Riau (Inmas) - Kanwil Kemenag Riau mengekar Rakerwil 2018 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru selama tiga hari Tanggal 3-5 April 2018. Menag yang semula dijadwalkan hadir dalam acara Raker batal membuka Kegiatan rutin tahunan tersebut. 

Meski batal, Kakanwil mengatakan jadwal raker yang telah ditetapkan  akan tetap berjalan sesuai rencana. Dengan ditunjuknya Sekjen Kemenag RI Prof Dr Nur Syam untuk menggantikan Menag membuka langsung acara raker esok, Rabu (04/04) maka untuk menyepakati jadwal dan acara tetap berjalan sesuai schedule, hari ini raker iisi dengan para narasumber yang telah dijadwalkan, ungkap Kakanwil Kemenag Riau mengawali materinya.

Raker bertujuan untuk pertama melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja atas apa yang dilakukan setahun yang lalu sebutnya. Kita harus memiliki potret riil atas capaian kinerja selama setahun.

Menurutnya dari tema yang diangkat tahun 2018 ini yaitu "Program yang terencana,  layanan prima dan kinerja meningkat" tertuang dalam ajaran agama Islam bukan sebatas tugas pemerintahan, namun lebih urgen dari itu merupakan tugas agama yang harus kita tunaikan dengan melakukan peningkatan secara terus menerus

Kakanwil mengupas tentang hadits yang berkaitan dengan landasan untuk merencanakan sesuatu kedepan yang tidak akan terlepas dari hidup kita.

"Siapa yang lebih baik hari ini dari hari kemaren itulah orang beruntung, dan siapa yang sama hari kemaren dengan sekarang, itu lah orang yang sia sia", ucapnya. Makanya perlu kita evaluasi kelemahan yang terjadi pada tahun lalu termasuk TPG yang belum terbayar pada tahun lalu. Jika ini bisa dilaksanakan, maka kinerja kita akan semakin baik dari tahun ke tahun.

Lebih lanjut dikatakannya salah satu program nasional yang harus dilaksanakan tidak hanya Kemenag, namun oleh semua kementerian adalah melaksanakan pelayanan publik berbasis online. Dengan adanya persiapan PTSP  sekarang, pelayanan terpadu satu pintu, katanya mengurai lebih jauh. Kanwil Kemenag Riau pun tengah menyiapkan PTSP tersebut termasuk di Seluruh PTN masing masing agama saat ini.

"Saya berharap bagi yang sudah berjalan Siskohatnya di masig kab/kota ini nantinya bisa disetting menjadi pelayana terpadu satu pintu. Minimal memprogramkan untuk tahun 2019 nanti", ucapnya.

Ia menilai pelayanan publik merupakan rangkaian kegiatan dalam pemenuhan kebutuhan prlayanan sesuai aturan dan UU, bagi setiap warga negara, penduduk, jasa dan lainnya. Ruang lingkup nya adalah segala hal berkenaan dengan pengadaan dan penyaluran barang publik, pelayanan jasa publik dan pelayanan administratif, ucapnya mengurai materi.

Menurutnya tiga unsur pelayanan publik harus didasari oleh beberapa indikator diantaranya, penyelenggara pelayanan publik, kepuasan penerima, dan penerima pelayanan publik dengan diberlakukannya standarisasi yang kongkrit.

Untuk itu, diharapkan setiap ASN harus memahami bahwa pelayanan publik sangat diperlukan dalam upaya mewujudkan delapan area perubahan reformasi birokrasi yang telah dicanangkan Menag RI, jelasnya saat melanjutkan materi dihadapan 160 orang peserta raker se-Riau.(vets/adi)