Pekanbaru (Humas) – Petugas dan non-petugas itu berbeda. Kalau petugas haji, bertugas dulu melayani jemaah baru melaksanakan ibadah haji. Jangan melaksanakan haji dulu baru bertugas melayani jemaah.
Demikian disampaikan Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA saat membuka pelaksanaan tes petugas haji 2015 tahap pertama di aula kanwil kemenag Riau, Rabu (01/04).
“Silahkan ikut tes. Tapi perlu diingat bahwa di samping kemampuan keilmuan, pengalaman dan finansial, panggilan haji dari Allah Swt menjadi penentu utama berangkat haji. Dan semua itu ada hikmahnya. Untuk itu jawablah soal ujian dengan sebaik-baiknya dan jangan lupa berdoa supaya jadi petugas, ” kata Kakanwil di hadapan peserta tes.
“Jika lulus, nanti pelajari aturan-aturan tentang haji supaya tidak salah dalam bertugas nantinya,” lanjut Kakanwil.
Yang terakhir Kakanwil berharap agar krisis yang terjadi di Timur Tengah terutama di Yaman tidak merembes ke Mekah dan Madinah.
Di Provinsi Riau, Tes petugas haji 2015 diikuti 181 peserta dengan rincian; 95 orang TPHI, 38 orang TPIHI dan 48 orang PPIH/Non Kloter. Sementara di Kanwil Kemenag Provinsi Riau sendiri diikuti 12 orang peserta. TPHI sebanyak 7 orang. TPIHI 4 orang. PPIH 1 orang.
Hadir pada saat pembukaan, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, HM Saman SSos MSi, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Drs H Asril dan beberapa paniti penyelenggara tes petugas haji 2015. (ghp)