0 menit baca 0 %

Bersyukur dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Ringkasan: Kuansing Kemenag).KUA Pangean kembali melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani pegawai yang diisi dengan tausiyah penuh makna oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri. Kamis (06/11/2025).Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Abandri mengangkat tema Bersyukur dengan Hati, Lisan,...


Kuansing Kemenag).

KUA Pangean kembali melaksanakan kegiatan rutin pembinaan rohani pegawai yang diisi dengan tausiyah penuh makna oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri. Kamis (06/11/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Abandri mengangkat tema “Bersyukur dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan” sebagai pengingat bagi seluruh pegawai untuk selalu menumbuhkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiyahnya, Abandri menyampaikan bahwa rasa syukur sejati tidak cukup hanya diucapkan, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata. 

“Bersyukur dengan hati berarti menerima segala ketentuan Allah dengan ikhlas. Bersyukur dengan lisan adalah memperbanyak pujian kepada-Nya, dan bersyukur dengan perbuatan ialah menggunakan nikmat Allah untuk kebaikan,” ujarnya penuh makna.

Ia juga menegaskan bahwa rasa syukur merupakan kunci ketenangan dan kebahagiaan dalam bekerja maupun beribadah. 

“Jika kita mampu mensyukuri sekecil apa pun nikmat yang Allah beri, maka hidup kita akan lebih damai dan pekerjaan pun menjadi ladang amal,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan rohani ini diharapkan mampu memperkuat semangat spiritual para pegawai KUA Pangean agar senantiasa bekerja dengan ikhlas, berintegritas, dan berorientasi pada nilai-nilai keislaman. (ABN)