0 menit baca 0 %

Bersempena Peresmian Masjid Al-Mizan, Ust. DR. Ahmad Wijayanto Pukau Masyarakat Lipat Kain

Ringkasan: Kampar (Inmas). Ust Kondang DR. Ahmad Wijayanto, MA dari Jakarta berikan tausiah Mempeingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H bersempena dengan Peresmian Masjid Besar Al-Mizan Kenegerian Lipatkain dan Peresmian Balai Adat Kenegerian lipatkain yang bertempat di Lipatkain Kec.Kampar Kiri Kab.Kampar pad...

Kampar (Inmas). Ust Kondang DR. Ahmad Wijayanto, MA dari Jakarta berikan tausiah Mempeingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H bersempena dengan Peresmian Masjid Besar Al-Mizan Kenegerian Lipatkain dan Peresmian Balai Adat Kenegerian lipatkain yang bertempat di Lipatkain Kec.Kampar Kiri Kab.Kampar pada Selasa (06/12) kemaren.

 

Sebagaimana dilaporkan oleh Ketua Panitia H. Dasman,M.Si di dampingi Sekretaris Darli Nasri, M.Si kepada Inmas bahwa Ust kondang yang sering tampil di TV tersebut sengaja di datangkan oleh panitia untuk memberikan siraman rohani bagi masyarakat yang bersempena dengan Peringatan Maulid Nabi SAW 1438 H, Peresmian Masjid Besar Al-Mizan Kenegerian Lipatkain dan Peresmian Balai Adat Kenegerian Lipatkain yang pembangunannya di dominasi oleh hasil kebun kelapa sawit milik Ninik Mamak Kenegerian Lipatkain, sumbangan masyarakat dan donatur DR. Warzuqni, M.Si seorang pengusaha muda putera asli Lipatkain yang telah menelan dana pembangunan 7 Miliar lebih.

 

Dalam ceramahnya, Ust Wijayanto menekankan bahwa Masjid merupakan sebaik-baik tempat di muka bumi dan seburuk-buruk tempat adalah pasar/tempat hiburan, mudah-mudahan Masjid Al-Mizan menjadi pusat kebersihan dan keberkahan bagi masyarakat Lipatkain ini, maka jika kita ingin tenang perbanyaklah pengajian dan aktivitas di Masjid ini, papar Ust. Wijayanto.

 

Dengan dealek Jawa yang kental dan pemaparan yang lugas dan kocak membuat interaksi ust Wijayanto dengan jamaah semakin memukau, seskali sang ust memancing ibu-ibu dengan isu poligami, dengan pemaparan yang berdasar beliau menyampaikan tentang sunnahnya poligami yang ditanggapi oleh jamaah ibu-ibu dengan semangat, selanjutnya beliau menyampaikan bahwa Masjid itu untuk menyatukan ummat, Masjid membawa keberkahan, Masjid bukan hanya untuk melaksanakan Sholat akan tetapi juga berfungsi untuk pemberdayaan ummat, semoga Masjid Al-Mizan ini dijadikan untuk pemberdayaan ummat Islam di Kenegerian Lipatkain ini, harap sang Ust.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia H. Dasman M.Si didampingi Sekretaris Darli Nasri, M.Si dan Koor. Publikasi dan dokumetasi Marapuri M, MA kepada Inmas menyampaikan bahwa Ust.Wijayanto sengaja diundang atas desakan masyarakat Lipatkain yang memang selalu menginginkan siraman rohani dari setiap Ust kondang yang ada baik di tingkat Provinsi Riau maupun tingkat nasional, kami akan selalu memnghadirkan ust/ulama terkenal yang bisa memberikan pencerahan dan penyejuk bagi masyarakat Lipatkain, semoga dengan ceramah Ust Wijayanto yang mendorong ummat untuk selalu meramaikan Masjid dan menjadikan Masid sebagai pusat pemberdayaan ummat bisa dilaksanakan oleh masyarakat, semoga etelah ini Masjid Besar Al-Mizan bisa menjadi magnet untuk meningkakan amalan ummat kepada Allah SWT, terang  H. Dasman yang diamini Martapuri

 

Perlu kami informasikan bahwa menjelang Ramadhan 1438 H yang akan datang masyarakat dan tokoh masyarakat kembali akan menghadirkan Ust.KH. Arifn Ilham untuk memberikan penceran di Masjid ini, dan hal ini sudah kita koordinasikan dengan pihak Ust.KH. Arifin Ilham semoga nantinya tidak ada hambatan, pungkas Martapuri.(AZ)