0 menit baca 0 %

Bersama Bupati, Kasubbag TU Kankemenag Siak Wisuda Santri Tahfizh Angkatan I SMAN 1 Tualang

Ringkasan: Siak (Inmas) - Sebanyak 89 peserta didik SMAN 1 Tualang diwisuda menjadi santri dalam program tahfizh al-Quran 1 juz angkatan I tahun ajaran 2018/2019 yang diwisuda oleh Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si, Kamis (15/11/2018). Sebelum mewisuda, Bupati sempat mengetes hafalan ke beberapa santri tahfi...

Siak (Inmas) - Sebanyak 89 peserta didik SMAN 1 Tualang diwisuda menjadi santri dalam program tahfizh al-Quran 1 juz angkatan I tahun ajaran 2018/2019 yang diwisuda oleh Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si, Kamis (15/11/2018). Sebelum mewisuda, Bupati sempat mengetes hafalan ke beberapa santri tahfizh al-Quran yang berlangsung di gedung serbaguna SMAN 1 Tualang.

Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si mengaku puas dan bangga dengan kesungguhan dan hafalan peserta didik yang ikut program tahfiz. Diharapkannya agar program ini juga ditiru oleh sekolah lainnya di Kabupaten Siak. "Karena sekolah negeri maka rasanya saya tidak percaya lahir para hafiz/ah. Pertahankan dan tingkatkan program ini dan saya juga akan mengembangkannya untuk di Riau nantinya," ujar Bupati.

Ditambahkannya, inilah salah satu buah dari itikad kami sejak lima tahun lalu yang bercita-cita lahir ribuan hafidz/ah dari anak-anak masyarakat Kabupaten Siak. "Itikad itu kami sampaikan gaungnya saat digelarnya MTQ Riau di Kabupaten Siak benerapa tahun lalu," cerita bupati.

Kepala SMAN 1 Tualang, Heri Yulindo MPd dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada pak bupati yang telah merealisasikan janjinya untuk berhadir pada acara wisuda program tahfiz angkatan 1 SMAN 1 Tualang 2018/2019 ini. "Program ini di ilhami oleh kebijakan dari Pemkab Siak dibawah kepemimpin pak Syamsuar dan Alfedri, yaitu maghrib mengaji," ujar Heri diawal laporannya.

Ditambahkannya, ghirah program ini diawali pelaksanaan shalat zuhur dan Asyar berjemaah di sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan digelarnya Salat Jumat di sekolah oleh peserta didik dan majelis guru muslim. "Efek yang dapat dirasakan dengan kegiatan rutin di atas adalah mulai berkurangnya siswa atau peserta didik yang mendatangi/dipanggil ke ruang Bimbingan Penyuluh (BP). Padahal sebelumnya begitu banyak anak-anak yang bermasalah dan masuk ke ruang BP," ungkap Heri.

Hadir pada acara wisuda tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Siak yang diwakili oleh Drs. H. Nursya yang juga turut mewisuda tahfizh al-Quran angkatan pertama di SMAN 1 Tualang tersebut bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, H. Lukman, S. Sos., M.Pd dan undangan lainnya termasuk para orang tua wisudawan. (Hd)