0 menit baca 0 %

Bermasker, Guru MAN 4 Pekanbaru rapat menyikapi libur preventif COVID 19

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Menyikapi kebijakan peliburan proses belajar mengajar klasikal/ tatap muka per-16 Maret s/d 30 Maret 2020 untuk semua jenjang kelas di MAN 4 Pekanbaru, sebagai tindaklanjut hasil rapat antara Gubernur Riau dan jajaran dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau pad...

Pekanbaru (Inmas) Menyikapi kebijakan peliburan proses belajar mengajar klasikal/ tatap muka per-16 Maret s/d 30 Maret 2020 untuk semua jenjang kelas di MAN 4 Pekanbaru, sebagai tindaklanjut hasil rapat antara Gubernur Riau dan jajaran dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau pada Ahad (15/03), serta melaksanakan perintah Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, sebagai upaya preventif menghadapi penyebaran pandemi Corona Virus Disease (Covid 19), Majelis Guru dan staff Tata Usaha MAN 4 Pekanbaru menyelenggarakan rapat pada Senin (16/03/2020).

Tak seperti biasanya, tampak para peserta rapat menggunakan masker saat memasuki ruang rapat dan tak tampak juga ada salaman diantara peserta rapat. Nurman Setiawan, S.Sos Guru Mata Pelajaran (Mapel) Sosiologi yang menjadi peserta rapat saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, hal ini merupakan langkah antisipasi tersebarnya Covid 19 dikalangan civitas akademika.

"Momen libur pembelajaran tatap muka ini kita jadikan sebagai timing konsolidasi, untuk menyempurnakan dan mengayakan semua perangkat pembelajaran yang belum lengkap, mengevaluasi semua sisi berkaitan dengan standar pelayanan minimal (SPM) ditingkat madrasah, menata lingkungan madrasah, persiapan penerimaan peserta didik baru dan lain lainnya", ucap Agus Salim Tanjung, MA Kepala MAN 4 Pekanbaru dalam prolognya saat membuka rapat tersebut.

Salah satu keputusan rapat adalah kegiatan pengkordiniran kegiatan pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) oleh Bidang Kurikulum, yang mana para guru mapel menyiapkan materi ajar melalui google classroom, atau laman Rumah Belajar di belajar.kemdikbud.go.id, menggunakan aplikasi ruang guru, quipper, Zenius, dan sejenisnya, kemudian penugasan-penugasan dalam bentuk lain menggunakan WhatsApp Group (WAG), yang dilaporkan ke Waka Kurikulum madrasah, Oloan Harahap, MA. (Zhendri)