Siak (Inmas) – Berkah MTQ membawa dampak yang luar biasa bukan hanya dari segi memperlombakan seni al-Qur’an dan pemahamannya saja, tetapi sebagaimana dikutib dilaman gooriau.com, Tanjak Siak produksi UMKM Kabupaten Siak laris manis di stand bazar MTQ ke 36 Provinsi Riau. Tingginya minat masyarakat ingin memiliki tanjak ini dibuktikan dengan terjualnya 1.000 tanjak dalam semalam. Luar biasa, masyarakat dari berbagai kalangan dan dari berbagai daerah yang datang ke Stand Bazar Siak, begitu antusias ingin memiliki tanjak produksi UMKM yang ada di Siak. Dalam semalam lebih 1.000 tanjak terjual, kata Kadisperindag Siak Wan Ibrahim, Selasa (12/12/2017).
Karena tanjak yang ada di stand bazar Siak sudah habis, sambung Wan Ibrahim, siang ini pihaknya mengirim tanjak ke Dumai sebanyak 5.000 tanjak. “Alhamdulillah, berkat dorongan dari Bupati Siak, Pak Syamsuar, terkait UMKM sehingga usaha tanjak Siak cukup menjanjikan. Saat ini, tanjak produksi Siak tidak hanya dijual di Riau namun pesanannya sudah datang dari provinsi lain bahkan dari luar negeri”, ungkap Wan Ibrahim.
Dukungan yang sangat berarti bagi UMKM dari pemimpin Siak, jelas Wan Ibrahim, bahwa tanjak produksi Siak punya hak patennya. Hal ini jelas memotivasi UMKM dalam memproduksi tanjak karena mereka mendapat tempat. Tersebab tanjak Siak punya hak paten, menurut Wan Ibrahim, hal ini menjadi daya tarik tersendiri hingga banyak masyarakat ingin memiliki tanjak produksi Siak.
Soal harga tanjak, kata Wan Ibrahim, bervariasi. Mulai dari barga Rp 50 ribu, Rp80 ribu, hingga harga paling mahal Rp 350 ribu. “Harga tanjak paling mahal itu terbuat dari kain tenun Siak, jadi wajar saja harganya nahal karena bahannya memang mahal”, ucap Wan Ibrahim.