0 menit baca 0 %

Berkah Akhir Tahun: Seorang Warga Resmi Memeluk Islam di KUA Tanah Merah

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Merah pada Senin (8/12/2025). Momen penting tersebut adalah prosesi penuntunan kalimat syahadat bagi seorang muallaf bernama Nomistari Buulolo, yang kini resmi memeluk agama Islam.Prosesi pensya...

Tembilahan (Kemenag) – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Merah pada Senin (8/12/2025). Momen penting tersebut adalah prosesi penuntunan kalimat syahadat bagi seorang muallaf bernama Nomistari Buulolo, yang kini resmi memeluk agama Islam.

Prosesi pensyahadatan ini dilakukan langsung oleh Kepala Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tanah Merah, M. Arsyad Rasyidin, yang juga merupakan Staf KUA setempat. Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, Nomistari Buulolo secara resmi memilih nama Islam Muhammad Al Bukhori.

Kegiatan sakral ini disaksikan oleh dua orang saksi, yaitu Muhammad Yusuf, yang merupakan Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Tanah Merah, dan Mursalim, Staf KUA Tanah Merah.

M. Arsyad Rasyidin, usai memimpin prosesi tersebut, menyampaikan rasa syukur dan memberikan nasihat kepada muallaf yang baru masuk Islam. Beliau menekankan pentingnya mendalami ajaran Islam secara bertahap.

“Alhamdulillah, hari ini saudara kita Nomistari Buulolo telah menyelesaikan proses pensyahadatan dan memilih nama Muhammad Al Bukhori. Ini adalah hari yang penuh berkah. Kami berpesan, setelah ini, mulailah dengan mempelajari hal-hal dasar dalam Islam, seperti tata cara salat dan rukun iman rukun Islam. Pintu KUA dan MUI Tanah Merah selalu terbuka untuk membantu beliau dalam mendalami agama barunya,” kata M. Arsyad Rasyidin.

Sementara itu, salah satu saksi, Muhammad Yusuf, yang sehari-hari bertugas sebagai penyuluh agama, menyatakan siap memberikan bimbingan kepada muallaf baru tersebut. “Kami sebagai penyuluh agama Islam siap mendampingi saudara Muhammad Al Bukhori dalam proses adaptasi dan pembelajaran keislamannya. Kami berharap beliau dapat istiqomah dan merasa nyaman dalam menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari sebagai seorang Muslim,” ungkapnya.

Mursalim, Staf KUA yang juga menjadi saksi, menambahkan bahwa KUA Tanah Merah akan segera memproses dokumen administrasi yang diperlukan untuk melengkapi status keagamaan Muhammad Al Bukhori. Peristiwa ini menjadi penutup akhir tahun yang manis bagi KUA Tanah Merah, menegaskan peran lembaga tersebut sebagai pusat pelayanan keagamaan bagi masyarakat. (Ria)