0 menit baca 0 %

Berikut Nama-Nama 17 Tenaga Profesional pada Test SKB CPNS Kemenag Riau, Satu Diantaranya Mantan Kakanwil Kemenag Riau

Ringkasan: Riau (Inmas) Seleksi Kompetensi Bidang wawancara online Rekrutmen CPNS Kemenag Riau masih berlangsung hingga hari ini, Kamis (20/12). Jadwal SKB disusun oleh masing masing satker yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada hari pertama wawancara dan praktek kerja  ada sebanyak 39 orang tenaga profesio...

Riau (Inmas) – Seleksi Kompetensi Bidang wawancara online Rekrutmen CPNS Kemenag Riau masih berlangsung hingga hari ini, Kamis (20/12). Jadwal SKB disusun oleh masing masing satker yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada hari pertama wawancara dan praktek kerja  ada sebanyak 39 orang tenaga profesional yang diturunkan untuk menguji calon ASN Kemenag ini. Untuk test wawancara dari penguji kedua ini ada sebanyak 17 orang yang di SK-kan oleh Dirjen Pendis Pusat Kemenag RI untuk mewawancarai 546 peserta.

Salah satu diantara penguji test wawancara online CPNS Kemenag Riau 2018 adalah mantan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Ahmad Supardi MA yang saat ini menjabat sebagai Karo Keuangan UIN Suska Riau. Pejabat yang yang akrab disapa Ahmad menyatakan apresiasi dan supportnya atas pelaksanaan rekrutmen CPNS yang sudah berbasis IT di lingkungan Kemenag hari ini. Sistem aplikasi online ini menurutnya sudah sangat transparan, efisien, dan jauh dari intervensi pihak manapun.”Pelaksanaan nya sudah cukup bagus, bersih dari kepentingan pribadi, intinya tak bisa main main”, sebutnya. “Kalau sudah terinput semua jawaban peserta, langsung terkirim secara online ke Pusat.

Dikatakannya kebijakan ini merupakan langkah tepat dalam merealisasikan reformasi birokrasi di lingkungan Kemenag. “Hanya yang berkualitas dan yang bisa jadi ASN, jika dulu masih ada disebabkan kedekatan keluarga ataupun kerabat, kedekatan darah, kedekatan kampung, sekarang sudah tidak ada lagi, memang dinilai dari kedekatan kualitas, dan itu sudah dibuktikan dari sistem pada testing awal berbasis CAT.

Lebih jauh diuraikannya ASN Kemenag perlu memahami komitmen kebangsaan, keagamaan nya betul betul sudah bisa dipertanggungjawabkan atau keagamaannya sudah selesai, ucapnya mengutip apa yang pernah  diungkapkan Sekjen Kemenag RI. “Pemahamannya sudah menyeluruh, pengamalannya sudah kaffah, ujar Ahmad. “Kalau ada calon ASN yang menginginkan Pancasila ini diganti atau anti ideologi bangsa, dipastikan tidak akan lolos” terangnya.

Penjaringan ASN yang kredibel dan berkualitas ini adalah merupakan harapan agar bangsa ini bisa diteruskan kan oleh generasi yang mampu mengurus bangsa ini. “Kalau komitmen kebangsaannya tak jelas tentu akan memperburuk kondisi bangsa ini”, ucapnya. Makanya konten pertanyaan seputar wawasan kebangsaan, keagamaan, ideologi maupun kecintaan terhadap NKRI ditelusuri secara detail dalam test wawancara tersebut, ucapnya lagi.

Secara keseluruhan Pelaksanaan nya test CPNS ini sudah bagus, hanya saja kedepan perlu diperhatikan, untuk teknis pelaksanaan untuk meja satu dan meja  lainnya harus lebih berjauhan jangan terlalu dekat, karena dikhawatirkan suara yang masih terdengar akan mengganggu peserta lain yang juga sedang melakukan wawancara,kalau dari sisi IT nya tidak hambatan, Alhamdulillah saya tidak menemukan kendala sepanjang melakukan test wawancara, tuturnya memberi saran.

“Semoga testing yang dilakukan pemerintah kali ini bisa melahirkan calon calon ASN yang berkualitas dan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”Secara intelektual memang sudah dibuktikan dengan seleksi yang sangat ketat, secara keagamaan memiliki pemahaman Islam yang moderat, dan wawasan kebangsaan nya sudah jelas”, tandas Ahmad mengakhiri bincang.

Sebagai informasi, sesuai SK Dirjen Pendis berikut nama nama tenaga profesional pada seleksi CPNS Tahun 2108 Kemenag Riau, Drs H Pormadi MH Ph.D, Ade Kamarudin MA, Drs H Arwan MAg, Drs H Eramil Kab MAg, Dr HH Rohani MPd, Dr Junaidi Lubis MA, Ainun Mardiah MM,  Dr HH Siti Rahmah MSi, Dr Amirudin Hasan MAg,Dra Hj Atjih Sukaesih MA, Dr Miftahudin MAg, Dr Nursalim MPd,   Dr H Ahmad Supardi MA,  Dr Kholil Syueib Mag, Dr H Abu Anwar MA, Dr H Muhammad Sayifuddin MA, Dr Hasbullah MSi. (Vera/Adi/Anto)