0 menit baca 0 %

Berantas Buta Aksara Al-Qur an: Penyuluhan Tentang Tajwid di SMPN 3 Koto Cengar Kuantan Mudik

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)   Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi pelajar. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di SMPN 3 Koto Cengar, dengan fokus pada pembelajaran tajwid dan pelafalan Al-Qur an yang benar, Jum'at (31/10/2025)Dalam kegiatan ini, pa...

Kemenag (Kuansing)   Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi pelajar. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di SMPN 3 Koto Cengar, dengan fokus pada pembelajaran tajwid dan pelafalan Al-Qur an yang benar, Jum'at (31/10/2025)

Dalam kegiatan ini, para siswa tampak antusias mengikuti bimbingan yang diberikan. Dengan metode belajar yang santai namun terarah, penyuluh menjelaskan berbagai hukum bacaan tajwid serta memberikan contoh pelafalan ayat-ayat Al-Qur an.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur an di kalangan pelajar serta menumbuhkan kecintaan mereka terhadap kitab suci sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan rutin yang digalakkan oleh KUA Kuantan Mudik di sekolah-sekolah. 

Dalam kegiatan ini, Suhailis, S.Ag dan Kawan-kawan memberikan metode pembacaan Al-qur an lengkap dengan hokum bacaan atau yang disebut dengan Tajwid. Sehingga melalui pembinaan seperti ini, diharapkan generasi muda Kuantan Mudik dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur an dalam kehidupan sehari-hari, ujar Suhailis.

Kepala KUA Kuantan Mudik Arisman Arianto, S.Sos.I menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan ruang dan waktu bagi pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan penyuluh agama merupakan langkah strategis dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar para siswa semakin memahami ilmu tajwid dan memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur an mereka. Pembinaan yang berkesinambungan diharapkan mampu mencetak generasi Qur ani yang cerdas, santun, dan berkarakter islami. (AS)