Hulu Kuantan (Kemenag) – 13 Nov 2025, Semangat belajar anak-anak Desa Sampurago patut diacungi jempol. Di tengah kesibukan sekolah dan permainan sehari-hari, mereka tetap meluangkan waktu untuk datang ke Masjid Baitul Amanah mengikuti kegiatan belajar Al-Qur’an yang dibimbing oleh Penyuluh Agama Islam KUA Hulu Kuantan, Fitri Dewi Muspika.
Setiap sore menjelang magrib, suara riuh anak-anak yang melafalkan huruf demi huruf hijaiyah terdengar indah memenuhi masjid. Suasana sederhana namun penuh keberkahan itu menjadi saksi perjuangan mereka dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an.
Fitri Dewi Muspika, dengan penuh kesabaran, membimbing anak-anak dari tahap Iqra hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Ia mengaku bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdiannya sebagai penyuluh agama yang ingin melihat generasi muda semakin dekat dengan kitab suci.
“Saya merasa bahagia melihat anak-anak semakin semangat belajar. Mungkin mereka belum sempurna membaca, tapi semangat mereka luar biasa. Itulah cahaya harapan bagi masa depan umat,” ungkap Fitri dengan senyum bangga.
Selain mengajar membaca Al-Qur’an, Fitri juga menyisipkan pesan-pesan moral dan adab Islami dalam setiap pertemuan. Anak-anak diajak memahami pentingnya menghormati orang tua, rajin beribadah, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
"Kami senang melihat ibu penyuluh ikut terlibat dalam membina anak-anak ini, dan berharap supaya memberikan perubahan yang baik," ucap Julima salah satu jamaah masjid.
Program pembinaan ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Hulu Kuantan untuk menghidupkan kembali semangat belajar Al-Qur’an sejak usia dini. Dari Masjid Baitul Amanah, semangat menuntut ilmu dan cinta Al-Qur’an terus tumbuh, menerangi hati anak-anak Sampurago menuju masa depan yang penuh cahaya iman. (FDM)