0 menit baca 0 %

Bekerjalah Dengan Profesional Dan Penuh Rasa Tanggung Jawab

Ringkasan: Kampar (Inmas) – Bekerjalah dengan profesional dan penuh rasa tanggung jawab. Demikian salah satu poin yang disampikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, yang diwakili langsung oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Drs H Syafrizal Aziz, dalam acara peningkatan dan kualitas Penyuluh A...

Kampar (Inmas) – Bekerjalah dengan profesional dan penuh rasa tanggung jawab. Demikian salah satu poin yang disampikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, yang diwakili langsung oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Drs H Syafrizal Aziz, dalam acara peningkatan dan kualitas Penyuluh Agama Islam (PAI) non PNS dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, hari senin (27/02), di Aula Lantai II Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Syafrizal mengatakan, Penyuluh Agama Islam ini merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam melaksanakan penerangan agama Islam di tengah pesatnya dinamika perkembangan masyarakat Indonesia. Perannya sangat strategis dalam rangka membangun mental, moral, dan nilai ketaqwaaan umat serta turut mendorong peningkatan kualitas kehidupan umat dalam berbagai bidang baik di bidang keagamaan maupun pembangunan.

Dewasa ini, Penyuluh Agama Islam mempunyai peran penting dalam pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan dirinya masing-masing. Dengan kata lain, keberhasilan dalam bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat menunjukkan keberhasilan dalam manajemen diri sendiri. Penyuluh Agama Islam sebagai leading sektor bimbingan masyarakat Islam, memiliki tugas/kewajiban yang cukup berat, luas dan permasalahan yang dihadapi semakin kompleks, terang Syafrizal.

Penyuluh Agama Islam tidak mungkin sendiri dalam melaksanakan amanah yang cukup berat ini, ia harus mampu bertindak selaku motivator, fasilitator, dan sekaligus katalisator dakwah Islam. Manajemen dakwah harus dapat dikembangkan dan diaktualisasikan sesuai dengan perkembangan masyarakat yang sedang mengalami perubahan sebagai dampak dari globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin canggih, yang mengakibatkan pergeseran atau krisis multidimensi, ungkap Syafrizal.

Disinilah peranan Penyuluh Agama Islam dalam menjalankan kiprahnya di bidang  bimbingan masyarakat Islam harus memiliki tujuan  agar suasana keberagamaan, dapat merefleksikan dan mengaktualisasikan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, paparnya lagi.

Untuk itu, mari kita wakafkan diri kita untuk kebutuhan ummat, dengan cara memberikan pencerahan kepada masyarakat, dan menyejukkan dikala ada masalah. Jadilah Penyuluh  Agama Islam yang bisa di andalkan, tegas Syafrizal. (Ags/Usm)