0 menit baca 0 %

Bedah Penyusunan Soal UASBN, Bidang Pakis Kemenag Riau Taja Sosialisasi

Ringkasan: Riau (Inmas)  Bertempat di Hotel Dian Graha, Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Riau selenggarakan Sosialisasi Penyusunan dan Soal Ujian Sekolah Berstandart  Nasional  PAI SMA/SMK di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Kegiatan ini akan berlangsung selama 24 s.d 27 Januari mendatang.

Riau (Inmas) –  Bertempat di Hotel Dian Graha, Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Riau selenggarakan Sosialisasi Penyusunan dan Soal Ujian Sekolah Berstandart  Nasional  PAI SMA/SMK di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Kegiatan ini akan berlangsung selama 24 s.d 27 Januari mendatang. Peserta kegiatan ini adalah  Guru PAI SMA/SMK, Pokjawas, Kasi Pakis Ka/kota se Riau yang termasuk dalam tim penyusun soal PAI Ujian Sekolah Berstandart Nasional (UASBN). Sosialisasi yang dibuka pada pukul 15.00 WIB tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Pembacaan ayat suci alquran.

Dalam arahannya Kakanwil menyampaikan  pendidikan agama disekolah mempunyai peran strategis dalam pengembangan sistem pendidikan nasional di Indonesia dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Selama ini pelaksanaan ujian sekolah untuk mata pelajaran Pendidikan sangata heterogen dan tak dapat diketahui sejauh mana standart kompetensi dasar dan standart kompetensi lulusnya secara nasional. Maka sosialisasi yang dilaksanakan saat ini perllu diikuti untuk menjadi acuan, agar  pelaksanaan UASBN dapat terlaksana dengan baik.

Selanjutnya pada kesempatan itu Ahmad Supardi juga menyinggung terkait percepatan pembayaran sertifikasi bagi guru non PNS yang tengah diupayakan secara terus menerus oleh Kemenag untuk 2018. Upaya Bagi pegawai non PNS yang belum mengikuti sertifikasi, berdasarkan aturan harus segera dibayarkan sesuai intruksi dan anggaran yang tersedia. “Kalau bisa awal Januari tahun ini sudah dimulai”, tegasnya. “Secara teknis atau mekanisme nya kalau bisa perbulan saja dibayar, karena lebih aman”, tegasnya lagi.

Selain itu Kakanwil memberikan apresiasi kepada bidang Pakis yang telah menyelenggarakan dua kegiatan di  awal tahun yang mana sebelumnya sosialisasi tentang pencegahan faham radikal, anti pancasila dan penyalahgunaan narkoba. Untuk kegiatan penyusunan soal UASBN berskala nasional ini lebih kepada sosialisasi dan kisi kisinya. "Kegiatan ini harus dilaksanakan oleh tim yang berkompeten", pesannya.

Jelang ujian ini Ia berpesan agar para guru guru lebih memprioritaskan untuk mengolah soal soal ujian, yang diperkirakan akan keluar pada saat ujian nanti, ketimbang pemberian materi. Lebih dari itu pria kelahiran Sumatera Utara ini tak henti mengingatkan pentingnya menerapkan lima nilai budaya kerja Kemenag yang meliputi Integritas, tanggung jawab, profesioanlitas, inovasi, dan ketauladanan dalam setiap aspek, tak terkecuali dalam pelaksanaan dan pembentukan tim penyusunan soal UASBN ini, tandasnya.(vera/adi)