Riau (Inmas) – Plt Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H mahyudin MA membuka secara resmi Diklat di Wilayah Kerja. Mengusung tema Etos Tingkat Dasar DDWK yang ditempatkan BDK Padang ini merupakan hal urgen dan harusnya senantiasa dapat ditingkatkan dan diperbanyak di daerah.” Kalau diklat di BDK Padang ataupun Pusdiklat tidak banyak ASN Kita yang bisa ikut sebagai peserta, lain hal dengan DDWK ini bisa diikuti oleh banyak ASN di Riau”, ungkap Mahyudin mengawali sambutan pada kegiatan DDWK di Aula Lantai II Kanwil Kemenag Riau, Selasa (30/10).
Sebelum membuka secara resmi, Plt kakanwil dalam arahannya berterima kasih kepada BDK Padang telah menjadikan Kanwil Kemenag Riau sebagai tempat DDWK tentang Etos Kerja Tingkat Dasar. Mahyudin menuturkan kegiatan DDWK ini merupakan diklat yang dibutuhkan ASN kemenag Riau selama ini. Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan dalam mengikuti diklat DDWK tersebut. “Pelatihan ini adalah awal dari salah satu upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan bisa melakukan revolusi cara pandang, cara berfikir dan bekerja di lingkungan Kemenag”, tukasnya.
Menurut Mahyudin etos kerja merupakan sikap, watak ataupun karakter seseorang dalam bekerja. Begitu juga kepribadian, Lima nilai budaya kerja Kemenag sepatutnya menjadi pedoman bagi ASN.”Kami yakin dengan diklat etos kerja akan dapat membentuk manusia yang memiliki profesionalitas tinggi, mampu mengupgrade kompetensi yang dimiliki ASN”, katanya.
Ia memaparkan profesional adalah ASN yang ahli dalam bidang yang dimilikinya. Kedua, memiliki kompetensi, mampu mengasah kualitas yang ada dalam diri secara berkesinambungan. Dan terakhir seorang ASN harus punya tanggung jawab penuh terhadap tugas yang diamanahkan. “ASN yang punya etos kerja baik, pasti punya tanggung jawab yang tinggi terhadap pekerjaannya”, tandas bapak dua anak ini.
Sementara itu Kepala BDK Padang yang diwakili oleh Suarlim Chan S Sos MM Chan menginformasikan bahwa pelaksanaan diklat DDWK terkait Etos Kerja Tingkat Dasar ini dilaksanakan berdasarkan DIPA BDK Padang Nomor DIPA 025.11.2.426191/2018 Tanggal 5 Desember 2017. Kegiatan yang membawa tiga orang anggota ini diketuai  Suarlim S Sos MM, sebagai Wakil Ketua Roswadi dan 1 orang anggota Mila Syarma SE.
Dikatakan Suarlim DDWK ini kali pertama diadakan untuk Kanwil, tapi kalau untuk diklat teknis kemenag kab/kota pihaknya mengaku sudah sering melaksanakannya. Intinya Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas  ASN Kemenag dalam melaksanakan tupoksi yang diamanahkan. “Kami mengharapkan lima nilai budaya kerja bukan sekedar dihapal, atau sekedar tahu tapi dilaksanakan, jadi isi diklat ini menumbuhkan etos kerja yang baik dalam melayani masyarakat”, terangnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta, mengingat kegiatan diklat menggunakan uang negara, pergunakanlah waktu dan kesempatan mengikuti diklat ini dengan sungguh sungguh. “Jangan sampai uang negara habis mubazir begitu saja, diharapkan peserta diklat mengalami perubahan yang lebih baik setelah ikut diklat ini sesuai dengan yang tertuang dalam 5 nilai budaya kerja Kemenag”, tandasnya.
Nantinya, setelah DDWK dilaksanakan, akan ditindaklanjuti dengan evaluasi. “Sekarang untuk diklat PIM saja baik itu Diklat PIM III maupun IV, pasti ada monitoring dan evaluasinya, terhadap pejabat tersebut”, ungkapnya.
Diklat yang turut dihadiri pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kanwil Kemenag Riau ini akan dilaksanakan selama empat hari kedepan yakni dari 30 Oktober s.d 02 November 2018. Diikuti oleh 36 peserta dari jabatan JFU di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.(vera)