0 menit baca 0 %

Baznas Riau Targetkan Entas Kemiskinan 1 % Pertahun

Ringkasan: Riau (Inmas)- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menargetkan membantu pemerintah dalam melakukan pengentasan kemiskinan sebesar satu persen dari jumlah warga miskin setiap tahunnya.Menurut Ketua Baznas Provinsi Riau, Yurnal Edwar, saat Evaluasi Strategi Pengelolaan Zakat di Provinsi Ri...

Riau (Inmas)- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menargetkan membantu pemerintah dalam melakukan pengentasan kemiskinan sebesar satu persen dari jumlah warga miskin setiap tahunnya.

Menurut Ketua Baznas Provinsi Riau, Yurnal Edwar, saat Evaluasi Strategi Pengelolaan Zakat di Provinsi Riau dengan Bidang Penaiszawa beberapa waktu lalu, target tersebut berlaku secara nasional. Dimana masing- masing Baznas Provinsi ditargetkan oleh Baznas Pusat untuk bisa mengentaskan kemiskinan 1 persen dari jumlah penduduk.

“Kita diberi target oleh Baznas Pusat adalah untuk meretaskan kemiskinan 1 persen dari jumlah penduduk setiap tahunnya. Kalau jumlah penduduk Riau lebih kurang 6 juta, maka setidaknya 60 ribu masyarakat Riau ekonominya sudah terangkat pada tahun depan. Tentu ini dengan bekerjasama dengan Baznas Kabupaten dan Kota, Laznas, Dompet Duafa, Rumah Zakat,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini kondisi kemiskinan di Kabupaten/ Kota di Riau masih cukup tinggi, salah satu contoh di Kabupaten Meranti data kemiskinan mencapai 34 persen begitu juga dengan kabupaten dan kota lainnya. Hal tersebut menjadi target untuk dituntaskan 1 persen setiap tahun.

Yurnal menyebutkan, untuk membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan, Baznas Riau telah menetapkan program- program yang sudah dijalankan dan akan terus dilanjutkan pada tahun mendatang, yaitu Riau Makmur, Riau Cerdas, Riau Tanggap Darurat, dan Riau Dakwah.

Pertama, Riau Makmur merupakan Zakat produktif yang menghasilkan, dengan tujuan Baznas agar seorang mustahiq atau fakir dan miskin bisa menjadi muzaqi atau masyarakat yang sejahtera. Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah.

Kedua, Riau Cerdas, yaitu upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan bantuan-bantuan berupa beasiswa- beasiswa kepada siswa atau mahasiswa yang masuk katagori mustahiq, membantu biaya selama masa pendidikan.

Ketiga, Riau Tanggap Darurat dengan menjadi mitra kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Kita bantu dengan insidentil misalnya ada kebanjiran, gempa dan seterusnya, fokus kita masih setaraf di dalam Negeri dan luar negerinya itu belum terlalu focus,” jelasnya.

Keempat, Riau Dakwah, untuk asnaf yang fisabilillah yang berjuang untuk mendakwahkan Islam yang di daerah- daerah pedalaman. Saat ini telah dimulai di Suku Talang Mamak Desa Tunukan Kabupaten Indragiri Hulu, daerah terpencil Meranti dan beberapa daerah lainnya.

“Untuk biaya mubalik selama mendakwa didaerah pelosok kita berikan, dengan catatan merepa harus menyampaikan laporan kepada Baznas tentang kegiatan yang telah dilakukan. Dan dari Baznas akan dilakukan supervise untuk mengecek kebenaran bahwa dakwa telah berjalan di daerah tersebut,” ungkapnya dan meminta dukungan semua pihak untuk mendukung program Baznas Riau dalam rangka membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan. (mus/ady/jon/vivi)