Pelalawan (Inmas)- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pelalawan beri bantuan pembangunan Rumah Layak Huni bagi korban kebakaran, Eri Warga Kelurahan Bandar Sei Kijang yang beberapa waktu lalu mengalami musibah kebakaran, Ahad (17/1) di Kelurahan Bandar Sei Kijang Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan.
Penyerahan Bantuan dari Baznas Kabupaten Pelalawan ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum Baznas Kabupaten Pelalawan HM Harris yang diwakili oleh Sekretaris Baznas Kabupaten Pelalawan H. Muhammad Rais, S.Ag, M.Pd.I. Adapun jumlah bantuan yang diberikan berkisar sekitar Rp 40 jutaan yang diberikan dalam bentuk rumah sudah jadi dan layak huni. “Bantuan diberikan tersebut sudah termasuk biaya material dan jasa tukang bangunannya,” ujar M Rais yang sehari-hari menjabat sebagai Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah di Kemenag Pelalawan.
Dalam acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh UPIKA Kecamatan Bandar Sei Kijang yakni Camat Bandar Sei Kijang yang diwakili oleh Kasno Sujarmadi, KUA Kecamatan Bandar Sei Kijang H. Hazmar, S.Ag, SH, Kapolsek Bandar Sei Kijang yang diwakili oleh Brigadir Fadli Koto, Tokoh Masyarakat dan Pemuda Achmudin. Peletakan Batu Pertama dilaksanakan pada hari Minggu (17/1) yang diawali peletakan Batu Pertama Sekretaris Umum BAZNAS kabupaten Pelalawan H.Muhammad Rais, S.Ag,M.Pd.I dan selanjutnya diikuti tamu undangan lainnya.
Sementara itu Wakil Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Pelalawan yang Juga Kepala Kantor Kemenag Pelalawan menyampaikan Harapan dan Pesannya pada Penerima Bantuan dapat menempati Rumah layak Huni yang diberikan oleh BAZNAS dalam waktu dekat, ini bentuk respon cepat BAZNAS Kabupaten Pelalawan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya Umat Islam yang berhak menerima Bantuan terlebih penerima dipandang kurang mampu ditambah lagi mendapat musibah kebakaran, mudah-mudahan dengan Bantuan kita bersama ini dapat meringankan beban yang bersangkutan dalam menghadapi musibah yang dialami. “Harap beliau yang hadir saat Kejadian Musibah Kebakaran terjadi seminggu yang lalu (AA edit by mus)