0 menit baca 0 %

BAZNAS Kabupaten Siak Gelar Sosialisasi Zakat Pertanian di Kecamatan Sungai Mandau

Ringkasan: Siak (Inmas) Selasa, (18/19/18), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Siak menyelenggarakan kegaiatan Sosialisasi Zakat Hasil Pertanian di Kecamatan Sungai Mandau. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Kabupaten Siak yang dike...

Siak (Inmas) – Selasa, (18/19/18), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Siak menyelenggarakan kegaiatan “Sosialisasi Zakat Hasil Pertanian” di Kecamatan Sungai Mandau. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Kabupaten Siak yang diketuai oleh H. Abdul Rasyid Suharto, M.Ed, Pihak Kecamatan Sungai Mandau, Kepala KUA Sungai Mandau, Alwis, S.Sos.I., MA, Kepala Kampung, Para Penyuluh pertanian dan seluruh Gapoktan, kelompok tani di Kecamatan Sungai Mandau.

Sosialisasi hasil zakat pertanian ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota kelompok tani yang memenuhi ruang aula Kantor Camat Sungai Mandau. Diharapkan dari sosialisasi ini para petani di Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Sungai Mandau dapat aktif dan semangat untuk mengeluarkan zakat hasil pertaniannya yang merupakan salah satu rukun Islam yang sangat penting di dalam agama.

Cerita soal Baznas Kabupaten Siak sepanjang tahun 2017 telah mengumpulkan Rp 12 Miliar dan telah didistribusikan kepada para petani mustahiq dalam bentuk konsumtif dan produktif. Total keseluruhan dana zakat yang telah dikumpulkan sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2017 berjumlah Rp.51.450.000.000 dengan jumlah yang telah didistribusikan dalam periode tersebut sebesar Rp 49.350.000.000. Jumlah mustahik konsumtif yang dibantu melalui zakat sebanyak 30.126 orang, dan mustahik produktif yang dibantu melalui zakat sebanyak 3.719 orang.

Produksi padi pertahun selama 6 (enam) tahun terakhir (2012 sd 2017) sebesar 35.504 ton. Oleh karena itu terjadi peningkatan sebesar 25.8 persen dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2011, yang hanya berkisar 28.220,57 ton. Sementara rata-rata produktivitas padi per-tahun selama 6 terakhir yaitu pada tahun (2012-2017), sebesar 4.815 ton/hektar. Meningkat sebesar 18 persen dari keadaan tahun 2011 yaitu 4,078 ton/hektar. Terkait peningkatan hasil produksi padi tersebut, Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah mengupayakan sejumlah bantuan dalam bentuk Alat Mesin Pertanian. Hingga tahun 2017 ini, Dinas Pertanian Kabupaten Siak telah menyalurkan beberapa peralatan, diantaranya 394 handtraktor roda dua, 36 traktor roda empat, 286 pompa air, 71 alat tanam padi, dan 18 combine harvester. (Hd)