0 menit baca 0 %

Baru Dilantik, Ahmad Supardi Menulis Al Quran Bersama 654 Santri Se-Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau bersama FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) Provinsi Riau dalam memeriahkan Hari Santri Nasional 2016, Selasa malam (11/10) melakukan kegiatan budaya penulisan mushaf Al Quran yang ditulis oleh 654 santri se-Prov.

Pekanbaru (Inmas) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau bersama FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) Provinsi Riau dalam memeriahkan Hari Santri Nasional 2016, Selasa malam (11/10) melakukan kegiatan budaya penulisan mushaf Al Quran yang ditulis oleh 654 santri se-Prov. Riau.

Hadir dalam kegiatan ini Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau yang baru saja dilantik oleh Menteri Agama RI, Senin lalu (10/10), Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA, Walikota Pekanbaru yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan Drs. H. Azwan, M.Si, Kasi Ponpes, H. Zulfadli, Lc, MA, dan pimpinan pondok pesantren Al Kautsar, M. Hanif, S.Ag.

Ketua Panitia M. Hanif menyampaikan, "Kegiatan ini adalah acara pertama Bapak H. Ahmad Supardi yang baru dilantik menjadi Ka.Kanwil kemenag Prov. riau. Semoga ini menjadi pertanda baik bagi kepemimpinan Bapak untuk yang akan datang."

Pada kesempatan yang sama pula, Kasi Ponpes, H. Zulfadli, Lc, MA juga menjelaskan bahwa kegiatan ini masih dalam rangkaian memperingati Hari Santri Nasional. Setelah dilaksanakannya Apel Akbar dan Sarasehan Pesantren, maka malam ini kita akan melakukan budaya penulisan Al Quran. Mushaf Al Quran ini juga akan menjadi mushaf Santri Riau yang akan diserahkan Ka.Kanwil Kemenag Riau langsung kepada Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, pada tanggal 13 Oktober 2016 dalam acara gebyar Hari Santri Nasional di Jakarta.

Ahmad Supardi dalam sambutannya mengungkapkan, "Saya merasa bangga dapat hadir pada acara mulia ini, apalagi kegiatan ini dilaksanakan serentak oleh 42.000 santri di 34 provinsi di Indonesia dan akan masuk rekor MURI."


Pada pengarahannya juga, Ahmad Supardi juga menyampaikan bahwa Al Quran itu terjaga kemurnian dan pada malam ini 654 santri Riau menjadi bahagian dalam pemurnian Al Quran. (fadli)