0 menit baca 0 %

Bank Indonesia Taja High Level Meeting Wakaf Uang

Ringkasan: Riau (Inmas) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menghadiri kegiatan High Level Meeting Wakaf Uang yang di taja oleh Gubernur Riau bersama Bank Indonesia Pekanbaru, Badan Wakaf Indonesia (BWI). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung A Bank Indonesia Pekanbaru tersebut diadakan pada S...

Riau (Inmas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menghadiri kegiatan High Level Meeting Wakaf Uang yang di taja oleh Gubernur Riau bersama Bank Indonesia Pekanbaru, Badan Wakaf Indonesia (BWI). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung A Bank Indonesia Pekanbaru tersebut diadakan pada Selasa (27/8/19).

Tampak hadiri oleh Gubernur Riau, bersama Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se- Riau, Ketua dan Pengurus MUI Kabupaten/Kota serta Ketua dan Penguru BWI.

Dalam sambutannya Gubernur Riau H. Syamsuar menyampaikan Wakaf uang memiliki 2 fungsi, yakni sebagai sarana ibadah dan pencapaian kesejahteraan sosial. pengelola wakaf uang dapat dipergunakan dalam pengentasan kemiskinan melalui sistem jaminan sosial yang di lakukan pemerintah melalui program pemberdayaan masyarakat.

“wakaf tidak hanya identic dengan benda yang tidak bergerak seperti Tanah, gedung/bangunan, tetapi juga bisa berbentuk benda bergerak berupa uang, logam mulia, surat berharga, kendaraan, hak kekayaan intelektual dan hak sewa yang semuanya perlu dilakukan pencatatan. Wakaf tunai dapat berkembang dan  harus dipublikasikan kepada masyarakat, karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui wakaf uang/tunai. peran media massa sangat penting dalam hal ini. Untuk di pemerintah daerah, Wakaf Tunai sudah masuk pada RPJMD”. Lanjut Mantan Bupati Siak ini. 

Ditempat terpisah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Mahyudin mengatakan dalam tanggapannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan suatu kegiatan yang bagus, Kemenag secara khusus bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) sangat mendukung wakaf tunai bisa di ketahui masyarakat umum, dan oleh pengambil kebijakan sehingga nanti bisa berjalan dalam mensejahterakan masyarakat di Prov.Riau.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Dr. Decymus mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk mengembangkan wakaf produktif di Riau. Dihadirkannya Bupati/ Walikota, Kemenag Kab/Kota se Riau dan Ketua MUI serta Tokoh Masyarakat berupaya untuk mengenalkan dan memberikan informasi tentang Wakaf Uang kepada masyarakat disebabkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang hal tersebut.

Peran Tokoh agama dan masyarakat dalam mensyiarkan sangat diperlukan. Oleh karena itu melalui kegiatan High Level Meeting ini dapat mengikat komitmen dari para pimpinan daerah akan kebijakan tersebut. Setelah kegiatan ini akan dilanjutkan dengan edukasi kepada Mubaligh, dengan tujuan agar Mubaligh dapat menyampaikan konsep wakaf yang baru tersebut.

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari BWI Pusat Ir. Rachmat Ari Kusumanto dengan materi Wakaf Produktif – Tinjauan Fiqh dan Peraturan Perundang-undangan, dan Dr. Dadang Muljawan Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syari’ah Bank Indonesia, serta Dwi Irianti Hadiningdyah, SH, MA Direktur Pembiayaan Syari’ah DJPPR Kementerian Keuangan RI. (ana/anto/faj/mus)