0 menit baca 0 %

Bangga dan Berprestasi, Kakankemenag Sulman Apresiasi Peserta Jota Joti 2025 di MAN 2 Kepulauan Meranti

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Usai upacara Hari Sumpah Pemuda yang khidmat pada Selasa, 28 Oktober 2025, suasana Halaman Hijau MAN 2 Kepulauan Meranti kembali semarak dengan digelarnya acara Penyerahan Sertifikat Jota Joti 2025. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan atas partisipasi Adika Gudep...

Meranti(Kemenag)- Usai upacara Hari Sumpah Pemuda yang khidmat pada Selasa, 28 Oktober 2025, suasana Halaman Hijau MAN 2 Kepulauan Meranti kembali semarak dengan digelarnya acara Penyerahan Sertifikat Jota Joti 2025. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan atas partisipasi Adika Gudep 04.03–04.04 dalam ajang komunikasi pramuka tingkat dunia yang diselenggarakan oleh World Organization of the Scout Movement (WOSM).

Kegiatan penyerahan sertifikat tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sulman, bersama sejumlah pejabat Kemenag, pengawas madrasah, para pembina, dan peserta Jota Joti 2025. Dibawah langit biru dan suasana penuh keakraban, kegiatan berlangsung hangat, menggambarkan semangat persaudaraan dan kebanggaan atas capaian yang diraih para pramuka madrasah.

Dalam momen bersejarah itu, Kakankemenag H. Sulman menyerahkan secara sertifikat kepada Syar’an Susilo, selaku Mabigus MAN 2 Kepulauan Meranti. Prosesi ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas dedikasi dan dukungan penuh dalam suksesnya pelaksanaan Jota Joti 2025 di tingkat gugus depan. Setelah itu, penyerahan dilanjutkan kepada pembina Gudep 04.03–04.04, Kak Mansurun dan Kak Kamalia, sebagai wujud penghormatan atas peran mereka yang tak kenal lelah dalam membimbing adika selama kegiatan berlangsung.  

Selanjutnya, penyerahan sertifikat bagi peserta dilakukan oleh dua pengawas madrasah, yaitu Sri Hartini, Pengawas Madrasah Rangsang Barat–Pesisir, dan Saidah, Pengawas Madrasah Satker Tebing Tinggi. Mereka dengan penuh kebanggaan menyampaikan sertifikat kepada para peserta, yang menerima dengan wajah berseri dan rasa haru. Sertifikat ini bukan hanya selembar kertas, tetapi simbol perjuangan, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh seluruh peserta Jota Joti 2025.  

H. Sulman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh unsur madrasah dan pramuka yang telah mengharumkan nama MAN 2 Kepulauan Meranti di kancah nasional dan internasional. “Sertifikat ini bukan sekadar penghargaan, tapi bukti nyata bahwa generasi muda madrasah siap berkolaborasi dengan dunia luar dan menjadi bagian dari gerakan global yang positif,” ujarnya penuh semangat. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, dan semangat gotong royong di tengah derasnya arus digitalisasi.  

Suasana penuh kehangatan semakin terasa ketika para peserta mengenang kembali momen pelaksanaan Jota Joti yang berlangsung pada 17 hingga 19 Oktober 2025 lalu. Meskipun sertifikat baru diterima karena sifat kegiatan yang berskala nasional dan internasional, semangat mereka tetap menyala.  

Salah satu peserta, Ismawati, menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima sertifikat. “Saya merasa puas, semua kegiatan selama Jota Joti yang melelahkan bisa diikuti. Mudah-mudahan sertifikat ini akan menjadi pemicu bagi saya untuk tetap berbuat maksimal pada Pramuka dan negara,” ujarnya penuh semangat.  

Tak ketinggalan, Dahlia, salah satu peserta lainnya, turut menyampaikan harapan dan rasa bangganya. “Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun. Selain menambah wawasan, Jota Joti membuat kami belajar berkomunikasi dengan teman dari berbagai negara. Semoga MAN 2 Kepulauan Meranti terus menjadi pelopor kegiatan pramuka yang kreatif dan inspiratif,” tuturnya optimis.  

Kegiatan penyerahan sertifikat Jota Joti 2025 di MAN 2 Kepulauan Meranti menegaskan kembali semangat kolaborasi dan jiwa kepramukaan yang tak lekang oleh waktu. Dari halaman hijau madrasah yang asri, semangat generasi muda pramuka terus berkibar — mengukir jejak kebanggaan bagi madrasah, daerah, dan bangsa di tengah gelombang zaman yang terus berubah.(HMS-DR)