ROKAN HULU-(KEMENAG)- Proses pemberangkatan 246 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, Kamis (4/9/2014), jadi pemandangan menarik, setelah bandara jadi lokasi wisata tahunan keluarga saat musim keberangkatan haji.
Walaupun ribuan keluarga pengantar JCH hanya bisa melihat dari luar pagar, namun ribuan keluarga JCH Rohul rela menunggu dan berpanas-panasan di luar pagar bandara. Mereka mengaku bukan saja ingin melihat keluarganya berangkat ke tanah suci, namun ingin melihat pesawat. Karena, jarang sekali pesawat mendarat di bandara tersebut.
Bahkan sejak pagi hari, Bandara Tuanku Tambusai sudah ramai dipenuhi oleh keluarga dan masyarakat Rohul. Bahkan, mereka membawa bekal dari rumah dan di makan bersama di teras depan bandara.
"Ya sekalian mengajak jalan-jalan keluarga ke sini," kata Yuni, salah warga Rambah Samo yang kebetulan ikut mengantarkan salah seorang anggota keluarganya untuk berangkat haji.
Bukan hanya keluarga jemaah dan masyarakat, keramaian ini juga digunakan oleh banyak pedagang makanan dan minuman untuk meraup untung. Karena, banyak pedagang makanan dan mimuman, jajakan makanan serta membuat pondok-pondok kecil, hal itu dianfaatkan setiap tahunnya, pada saat pemberangkatan JCH.
Pedagang makanan dan minuman, serta pedagang mainan anak-anak, termasuk aksesoris dan pakaian, juga ikut meramaikan kawasan banadara, saat pemberangkatan JCH.
Mengatasi keamanan di Bandara Tuanku Tambusai dari pengunjung yang membludak setiap tahunnya, pada pembereangkatan haji, di Bandara Tuanku Tambusai Polres Rohul kerahkan 35 personel, dibantu 5 Anggota Polsek Rambah Samo, serta 200 personil Satpol PP Rohul.**(dhel/rie)