0 menit baca 0 %

Balitbang dan Diklat Kemenag RI Gelar Diklat Kependidikan di MAN 2 Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balitbang Kemenag RI menggelar Diklat Teknis Substantif Kependidikan Materi Penilaian Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (Hots) untuk Guru Madrasah Tsanawiyah di lingkungan Kanwil Kemena...

Pekanbaru (Inmas)- Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balitbang Kemenag RI menggelar Diklat Teknis Substantif Kependidikan Materi Penilaian Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (Hots) untuk Guru Madrasah Tsanawiyah di lingkungan Kanwil Kemenag Riau bertempat di MAN 2 Pekanbaru jalan Pattimura nomor 1, Senin (21/3).

Kepala Pusat dan Diklat Teknis yang disampaikan H Suja’i SAg MM mengatakan Diklat tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap mental peserta agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional sesuai dengan standar kompetensi dan mampu melaksanakan pembinaan kesejawatan dalam wadah kelompok kerja di tempat tugas masing-masing.

“Sasaran program diklat ini adalah terlatihnya 30 orang guru madrasah Tsanawiyah utusan Kanwil Kemenag Riau yang meliputi 48 jam diklat selama lima hari mulai 21 sampai 25 Maret 2016” jelas Suja’i.

Lebih lanjut dijelaskannya materi diklat terdiri dari tiga kelompok mata diklat yaitu kelompok dasar, inti dan penunjang. Narasumber berasal pejabat struktural dan fungsional widyaswara Kementerian Agama Pusat dan Daerah.

Sementara itu Pgs Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Mahyudin MA yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, untuk guru Madrasah di Riau sendiri banyak yang belum mendapatkan pembinaan terutama program diklat. Bahkan ada guru yang baru mendapatkan program diklat setelah 15 tahun menjadi guru. Untuk itu Kakanwil mengharapkan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan diklat ini dengan sebaik-baiknya dan berharap kegiatan serupa seperti ini bisa dilakukan lagi di Riau terutama untuk guru-guru yang belum tersentuh program diklat. (js)