0 menit baca 0 %

Balai Diklat Keagamaan Padang Gelar DDTK Di Kemenag Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) - Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak mengadakan diklat teknis substantif untuk guru madrasah (MI,MTS dan MA) se-Kabupaten Siak yang diikuti sebanyak 30 peserta mewakili madrasah yang berada di Kabupaten Siak, Selasa (24/01) di...

Siak (Inmas) - Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak mengadakan diklat teknis substantif untuk guru madrasah (MI,MTS dan MA) se-Kabupaten Siak yang diikuti sebanyak 30 peserta mewakili madrasah yang berada di Kabupaten Siak, Selasa (24/01) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. Diklat tersebut dilaksanakan selama lima hari dimulai dari tanggal 24-28 Januari 2017 dengan tema “Peningkatan Kompetensi Instrumen Penilaian Guru di Lingkungkan Kementrian Agama Kabupaten Siak” di buka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom.

Acara dimulai dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an yang disenandungkan oleh Syukur, siswa SMKN 01 Sungai Apit yang sedang menjalani program magang di Kementerian Agama Kabupaten Siak. Dalam sambutannya, Suarlim, S.Sos., MM Kepala Seksi Diklat Teknis BDK Padang selaku Ketua Panitia Pelaksana Diklat teknis substantif menyampaikan bahwa, diklat teknis substantif ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru-guru madrasah baik yang pegawai maupun honorer. Berdasarkan undang-undang, diklat teknis substantif ini merupakan implementasi dari UU NO 5 TAHUN 2014 tentang Aparatur Sipil Negera (ASN) dan PMA NO 59 TAHUN 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan.

Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom yang membuka kegiatan tersebut secara resmi menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh peserta agar maksimal mengikuti kegiatan ini dan menyerap sebanyak-banyaknya ilmu yang nanti disampaikan oleh pemateri yang memang memiliki kompetensi dan kredibilitas dalam bidangnya. Sebeleum membuka acara, beliau berpesan, “guru harus tetap belajar dan harus rajin membaca, agar ilmu semakin bertambah, jangan sampai hanya memperhatikan teknis tetapi melupakan kualitas ilmu yang harus terus diisi”.

Acara pembukaan diklat teknis substantif kemudian ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Mahmudi salah seorang peserta perwakilan dari Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadi’in Kecamatan Sabak Auh. (Awl/Hadi)