0 menit baca 0 %

Bakhtiar: Surga adalah Tujuan Utama Hidup Manusia

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani pegawai di kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi kembali dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas pada hari Jum'at (25/01/2019) yang diikuti oleh seluruh pegawai. Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Kasubbag TU...

Kuansing (Inmas), Kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani pegawai di kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi kembali dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas pada hari Jum'at (25/01/2019) yang diikuti oleh seluruh pegawai. Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Kasubbag TU H. Armadis, S.Ag, setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Kasi Bimas Islam H. Bakhtiar, S.Ag,MH.

Diawal tausiyahnya H. Bakhtiar membacakan surat Ali-Imran ayat 185, yang terjemahannya adalah "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan".

"Bersyukur kita kepada Allah, kalau di Kemenag ini banyak mubaligh-mubalighnya, ini kesempatan bagi kita untuk banyak belajar. Kalau di instansi-instansi umum, biasanya sulit mencari orang yang bisa membawakan acara, baca Al-qur'an, baca do'a, tausiyah apabila ada suatu acara," jelas H. Bakhtiar mengawali tausiyah.

"Kita tidak pernah tahu kapan kita akan mati, waktunya dirahasiakan oleh Allah, maksudnya adalah supaya manusia itu besiap-siap untuk menghadapinya. Salah satu muhasabah yang paling baik menurut ulama adalah mengingat kematian".

"Dari ayat yang dibacakan di awal tadi, barangsiapa siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka ia termasuk orang sukses. Ini adalah definisi sukses yang sebenarnya, karena tujuan kehidupan yang dilalui manusia saat ini sesungguhnya adalah surganya Allah".

"Tujuan diciptakannya manusia dimuka bumi ini ada 2, pertama untuk beribadah kepada Allah, dan yang kedua untuk menjadi khalifah".

"Apabila seseorang sudah diperdaya oleh dunia, maka ia akan lupa pada kematian. Ujung dari terpedaya adalah diperbudak oleh dunia. Orang yang tujuan hidupnya hanya dunia, maka ia akan menghalalkan segala cara asal tujuannya tercapai".

"Mari kita membiasakan diri dengan membaca Al-Qur'an, berinteraksi dengan Al-Qur'an dapat dilakukan dengan cara: 1. Tilawah, 2. Membaca terjemahan Al-Qur'an, 3. Belajar ilmu tafsir, dan 4. Mengamalkan isi Al-Qur'an".

Terakhir H. Bakhtiar mengajak yang hadir supaya di tahun 2019 ini menargetkan diri agar lebih dekat dengan Allah. Karena sebaik-baiknya manusia adalah hari ini lebih baik dari pada hari-hari atau tahun-tahun sebelumnya. Orang yang dekat dengan Allah hidupnya akan lebih mulia. Selanjutnya beliau juga mengajak meniatkan diri untuk menghapal Al-Qur'an. (N/R)