0 menit baca 0 %

Bagian Kesra Prov.Riau Serahkan Bantuan Sosial Ke Masyarakat Inhil

Ringkasan: Tembilahan (Hukmas)-Bagian Kesra Kantor Gubernur Prov. Riau menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Indragiri Hilir Rabu (14/11) dimulai sekitar jam 9.00 wib di Aula Kemenag Kab. Inhil. Hadir dalam acara tersebut 7 orang dari bagian Kesra Kantor Gubernur provinsi Riau dengan didampingi Kasi Bim...
Tembilahan (Hukmas)-Bagian Kesra Kantor Gubernur Prov. Riau menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Indragiri Hilir Rabu (14/11) dimulai sekitar jam 9.00 wib di Aula Kemenag Kab. Inhil. Hadir dalam acara tersebut 7 orang dari bagian Kesra Kantor Gubernur provinsi Riau dengan didampingi Kasi Bimas Islam Kemenag Kab. Inhil Drs. Idrus M.Pd.I, dengan dihadiri para penerima bantuan sosial tersebut, yang terdiri dari 74 orang Dai-Daiyah, 25 orang tenaga pengajar TPA/MDA dan 117 orang imam dan Gharim Mesjid/Mushala. Para penerima bantuan ini membawa persyaratan pencairan berupa paspoto warna 3x4 sebanyak 2 lembar, potocopi KTP dan KK masing-masing 1 lembar. Informasi yang diperoleh dari Drs. Idrus M.Pd.I Kasi Bimas Islam Kemenag Kab. Inhil bahwa para penerima ini diusulkan oleh Kemenag Kab. Inhil dan bagian Kesra Setda Kab.Inhil, “Kemenag inhil dalam hal ini menyediakan fasilitas berupa tempat untuk pertemuan antara bagian kesra prov. Riau dengan para penerima” beliau juga menyatakan bahwa pemberitahuan kepada para penerima ini, dilakukan oleh bagian Bimas Islam Kemenag Kab. Inhil dan bagian Sosial Pemdakab Inhil, selain itu juga para penerima ini akan mendapatkan bantuan serupa setiap tahunnya asal masih diusulkan. Kasi Bimas Islam mengharapkan untuk tahun-tahun mendatang “mudah-mudahan akan bertambah jumlah penerima dan jumlah dana nya , karena untuk saat ini masih dirasa kurang cukup terutama para penerima dari daerah, dimana jauh dan beratnya medan yang mereka tempuh sehingga biaya yang dikeluarkan cukup besar. Sekedar informasi bahwa dana yang diterima oleh Da’i-Daiyah sebesar 1 juta rupiah, Tenaga pengajar TPA/MDA sebesar 1 ½ juta rupiah, Imam maupun gharim sebesar 1 juta rupiah. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka ini, hanya saja kalau memungkinkan jumlah penerima dan jumlah nominal dananya diperbanyak/diperbesar karena jumlah Da’i-Daiyah, tenaga pengajar TPA/MDA maupun imam/gharim di kabupaten ini sangat banyak. (Yar)