Riau (Inmas) Mengajar itu
adalah sesuatu yang luar biasa papar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Riau, Drs. Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Pembimbing Masyarakat
Kristen, Sahat Sihombing,M.Pd dan Erdiansah selaku moderator mengawali
sambutannya pada Konsultasi Pengembangan KKG/MGMP Pendidikan Agama Kristen yang
dilakukan Bimas Kristen di Megara Hotel pada rabu 28 november 2017.
Kelompok Kerja Guru dan
Musyawarah Guru Mata Pelajaran merupakan salah satu wadah bagi Guru Agama
Kristen untuk bisa mengembangan kinerja dan kreatifitas guru. Untuk itu kita harus
bisa memanfaatkan wadah ini untuk mengembangkan kreatifitas Guru mata Pelajaran
tambahnya lebih lanjut.
“ Bagaimana cara mengajar
yang efektif dan Efisien “ ini adalah kata kunci yang perlu kita pahami agar
proses pembelajaran menarik dan tidak membosankan sehingga murid tertarik untuk belajar imbuhnya.
Pertama Guru harus bisa
menciptakan Metode khusus dalam mengajar, kedua Guru memahami karakter setiap
muridnya.
Dua Hal ini harus bisa
dimiliki oleh guru, disamping dia harus menguasai materi yang akan diajarkan
menyediakan alat peraga yang memancing siswa bisa lebih cepat memahami
pelajaran, membuat simulasi dan yang terakhir harus mampu merivieu/ menyimpulkan pembelajaran agar siswa ingat kembali materi yang telah disampaikan. mampu menjadi
contoh dan harus bisa memberikan Apresiasi kepada siswa, jika dia salah kita
ingatkan dan jika dia benar kita beri reward
buat siswa sebab itu merupakan salah satu pemicu motivasi seorang siswa
tambahnya
“Setiap manusia mempunyai potensi, cuma bagaimana kita bisa mengembangkannya” papar ahmad supardi. Supardi berharap semua guru berinovasi sehingga mampu mengajar dengan baik dan menghasilkan siswa-siswa yang berkualitas.Menurut Sokrates “Seseorang disebut hebat apabila dia mampu menyampaikan dengan bahasa sederhana sehingga dapat dimengerti “ papar beliau mengakhiri.
Acara yang berlangsung selama 3 hari dihadiri para Pengurus KKG dan MGMP se- Provinsi Riau yang dibebankan pada Dipa Bimas Kristen, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.(belen)