Riau (Inmas) – Senin (01/10) sekitar pukul 14.00 petang
rombongan Aisyiyah Provinsi Riau menyambangi Kanwil Kemenag Riau di Aula Mini
Kanwil Kemenag Riau. Rombongan yang diketuai oleh Syariah tersebut mengaku kunjungannya ke
Kanwil Kemenag Riau dalam rangka bersilahturahmi sekaligus beraudiensi antara Pimpinan
Wilayah Aisyiyah Riau dengan Kementrian Agama Provinsi Riau. Rombongan tersebut
berangotakan Efi Parinda beliau menjabat sebagai Sekretaris majlis Aisyiyah, Gusfi
Yanti sebagai ketua Majlis Ekonomi Aisyah.
“Aisyah Riau itu Alhamdulillah beralamat
jalan Ababil nomor 1 dibelakang Panti Asuhan putri Aisyah Riau yang
bersebelahan dengan gereja AKBP. Kita dibelakang panti itu, panti itu merupakan
juga amal usaha Aisyah”, ucapnya mengawali pembicaraan.
Kedatangan kami diKanwil ini dalam rangka
bersilahturahmi antara pimpinan wilayah Aisyah Riau beserta stafnya disini
dalam rangka ada program yang mungkin dan memang harus kita segerakan sinergi
dan kerja samanya, apalagi usia organisasi ini diIndonesia sudah begitu tua, memasuki 102 tahun.
“Kami siap terjun dan mendukung sepenuhnya
setiap kegiatan-kegiatan yang ada diKemenag, termasuk besok kami sudah
menyiapkan pesertanya”, ujarnya dengan optimis.
Sehubungan dengan itu perempuan energik
ini mengungkapkan bahwa Kegiatan Kemenag berskala nasional yang baru baru ini
ini di ikuti oleh dua majlis dari Aisyiyah sangat berkaitan erat dengan
problema keluarga yang cukup tinggi belakangan ini.”Jadi kami delegasikan tugas
itu ke Masjid Tabligh dan Ekonomi”, terangnya.
Menurutnya dua majlis ini lah yang menghadiri
kegiatan kemenag berskala Nasional. Maka perlu bagi kami beraudiensi dengan
Kemenag sekaligus melaporkan instruksi pimpinan pusat bahwa realisasi
kegiatan yang diutus oleh pimpinan wilayah Aisyiyah Riau itu dalam rentang
waktu Oktober sampai dengan Desember mendatang, harus segera ditindaklanjuti.
“Kegiatan itu deberi nama dengan bimwin (
bimbingan perkawinan pra nikah ), bersamaan dengan itu Aisyiyaah sudah sejak lama memiliki program
keluarga sakinah”, jelasnya. Jika BKKBN lebih kepada Keluarga Berencana Aisyiyah
sejalan dengan keluarga Sakinah dan bermitra dengan BKKBN masalah
kekeluargaan pada saat ini terkait bimbingan pra Nikah itu, tambahnya.
“Idealnya memang pada Kemenag, ucap
Syariah, namun pihaknya mengaku sudah mendapat kiriman proposal dari Pimpinan
pusat untuk segera menindak lanjuti bimbingan pra- nikah dengan ketentuan yang
tadi sudah dibaca 10 Provinsi yang ada di Indonesia. 10 provnsi tersebut
termasuk Riau telah ditunjuk untuk
melaksanakan ini oleh pimpinan Pusat.
“Kami mengharapkan kontribusi Kemenag
dalam kegiatan tersebut. Aisiyah. “Jadi pada prinsipnya pada kegiatan ini kami
sudah memberikan acuan pada proposal, tinggal lagi peserta dari pelaksanaan ini
dan juga kerja sama kita termasuk nanti narasumber kita harapkan nanti Kementrian
Agama menunjuk yang pantas yang akan memberikan peringatan ataupun pengetahuan
bagi kami” harapnya.
“KUA dibawah naungan Kemenag jadi kami
memang pelaksana dan pesertanya nanti dari Kemenag mungkin dari KUA yang
berkaitan” ujarnya lagi. Oleh karena ini tujuan kami kesini yang pertama yaitu
menyampaikan kerjasama kita, kemudian kongkrit kerja samanya, tindak
lanjut kemudian pada kesempatan ini kita sebagai Organisasi Perempuan
Tertua yang sudah lama memasuki 102 tahun tentu akan menjalin kerjasama
menjalin Mitra dengan Pemerintah Terutama Kementrian Agama”, tutupnya
mengakhiri pembicaraan.(vera/yesi)