0 menit baca 0 %

Atasi Kendala Operasional EHA, Wakil Ketua PPIH Gagas Grup WhatsApp Gerak Cepat

Ringkasan: Riau (Inmas) Penyelenggaraan ibadah haji setelah beberapa kloter diterbangkan selama ini berjalan dengan lancar walaupun ada persoalan yang muncul di lapangan, namun tapi belum menemukan kendala yang berarti.Hal ini ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Mahyudin...

Riau (Inmas) – Penyelenggaraan ibadah haji setelah beberapa kloter diterbangkan selama ini berjalan dengan lancar walaupun ada persoalan yang muncul di lapangan, namun tapi belum menemukan kendala yang berarti.

Hal ini ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Mahyudin mengungkapkan saat membuka Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, jelang acara pelepasan calon jamaah haji di EHA Riau, Selasa (09/07) malam.

Menurut Mahyudin selaku Wakil Ketua PPIH,  Kantor Wilayah Kemenag Riau pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019 terkait layanan di Embarkasi Haji Antara perdana ini sudah cukup baik. "Terlebih lagi ini kan baru perdana, kalau masih ada yang kurang itu lumrah", sebutnya.

Kendati demikian, Pihaknya mengakui untuk selalu berupaya memberikan layanan terbaik kepada calon jamaah haji yang datang dari 12 Kabupaten/kota se-Riau selama mereka menginap di Embarkasi Haji Antara ini sebelum diterbangkan ke tanah suci.

“Kita bisa berdayakan panitia ini untuk bisa memanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada”, katanya.

Misalnya ada hambatan yang ditemui pada suatu bidang di jalan, tak butuh waktu lama, sampai 12 jam dapat  diselesaikan panitia. 

“Belum lagi tamu2 yang lalu lalang keluar masuk, melalui via grup  di WhatsApp kita perintahkan supaya itu diperketat”, kata Mahyudin.

Termasuk juga terkait fasilitas pendukung seperti adanya kerusakan kran air dikamar jamaah, listrik maupun jalan.

“Kamar kamar bila krannya rusak alhamdulillah bisa tuntas dalam waktu singkat, tidak perlu lagi kita mengalokasikan waktu untuk pertemuan, namun cukup di grup WhatsApp ”, jelasnya.

Mahyudin mengharapkan bila panitia menemui masalah diintruksikan untuk segera melaporkan ke grup WhatsApp , sebutnya.

“Kita berharap kalau ada masalah kita laporkan ke grup, dan  kemarin saya buat grup khusus gerak cepat untuk merespons segala problem yang ada”, sambung Mahyudin.

“Anggotanya terdiri dari pihak lion dan maskapai saudi airlines, kesehatan , dokumen, imigrasi dan pimpinan panitia penyelenggara ibadah haji”, tuturnya.

Bahkan di kloter awal kemarin ada masalah jamaah yang tidak bisa diberangkatkan, informasi pertama dari kesehatan. Jika kesehatan menyatakan tidak layak berangkat. Maka pihaknya mengaku langsung berkoordinasi dan melakukan komunikasi pertama dengan pihak imigrasi, sehingga passportnya diasingkan dulu.

Menurutnya respons cepat dari berbagai instansi terkait terhadap masalah yang ada, meningkatkan kenyamanan jamaah selama di Embarkasi EHA. "Semoga kesolidan para panitia Embarkasi haji ini akan mengantarkan Riau memiliki Embarkasi penuh  dalam waktu yang tidak lama.(vera)