0 menit baca 0 %

Asyik Ibadah, JCH Kampar Lupa Pulang Ke Pemondokan

Ringkasan: Kampar (Inmas) Daya tarek dan magnet Masjidil Haram memang luar biasa. Banyak orang yang asyik ibadah, sampai-sampai lupa pulang ke pemondokan. Hal ini dialami oleh Jema ah Calon Haji Kabupaten Kampar Kelompok Terbang (Kloter) 18 Embarkasi Batam. Demikian disampaikan Ketua Kloter 18 Embarkasi Batam,...

Kampar (Inmas) – Daya tarek dan magnet Masjidil Haram memang luar biasa. Banyak orang yang asyik ibadah, sampai-sampai lupa pulang ke pemondokan. Hal ini dialami oleh Jema’ah Calon Haji Kabupaten Kampar Kelompok Terbang (Kloter) 18 Embarkasi Batam.


Demikian disampaikan Ketua Kloter 18 Embarkasi Batam, Drs Muhammad Yamin, didampingi Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Drs H Syafrizal Aziz dari Kota Mekkah Al-Mukarromah, keapda Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari kamis (24/08) melalui telpon selulernya.


Yamin mengatakan, JCH Kampar yang lupa pulang Kepemondokan tersebut adalah Bapak Syaifuddin Juhri Mahbub Bin Mahbub Dahlan. Alamat Dusun II Gerbang Sari RT 08/RW 02, Kecamatan Tapung Hilir.
Bapak Syaifuddin ini dilaporkan langsung oleh Istrinya tidak pulang dari pukul 03.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Ternyata pukul 23.00 WAS, Bapak tersebut sudah pulnag sendiri ke Hotel atau kepemondokan. Dan dikabarkan subuh ini kembali lagi ke Masjidil Haram.


Dari Informasi yang didapat, Bapak Syafuddin ini asyik tawaf dan mencium hajar aswad dan sholat di Masjidil Haram. Hal itu memang bagus, tetapi harus diingat bahwa kita sudah menghimbau jema’ah untuk tetap menjaga kondisi dan tidak terlalu sering ke Masjidil Haram sebelum ARMINA atau puncak Haji. Hal ini harus menajdi perhatian kita bersama agar, sewaktu puncak haji dilaksanakan, Jema’ah kitatidak terlalu capek dan bisa menunaikan rangkaian ibadah haji dengan sempurna.


Ketika ditanya kondisi kesehatan JCH, Yamin menjawab, Alhamdulillah hingga saat ini kesehatan JCH Kampar khususnya Kloter 18 embarkasi Batam, secara umum dalam keadaan sehat wal afiat. Mudah-mudahan kesehatan ini bisa dipertahankan hingga puncak haji nanti, pungkas Yamin. (Ags/Usm)