0 menit baca 0 %

Asistensi RB : Kinerja Membaik, Tunjangan ASN Terdongkrak

Ringkasan: Riau (Inmas) Kementerian Agama terus memperkuat koordinasi implementasi reformasi birokrasi. Hal itu dilakukan dalam menuntaskan rekomendasi evaluasi dan tindak lanjut rakor Kemenag dan roadmap reformasi birokrasi periode 2015-2019 dari Kemenpan RB, sekaligus dalam upaya meningkatkan indeks reformas...

Riau (Inmas) – Kementerian Agama terus memperkuat koordinasi implementasi reformasi birokrasi. Hal itu dilakukan dalam menuntaskan rekomendasi evaluasi dan tindak lanjut rakor Kemenag dan roadmap reformasi birokrasi periode 2015-2019 dari Kemenpan RB, sekaligus dalam upaya meningkatkan indeks reformasi birokrasiĀ  (RB).

Komitmen Kemenag dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dari tahun ke tahun sudah dilakukan beberapa kurun terakhir, hal tersebut adalah untuk mewujudkan good goverment. Kementerian yang memiliki Ā 4557 satker ini selalu berupaya mensejajarkan dengan APBN terbesar dengan nilai refoirmasi birokrasi yang sangat baik. Demikian star poin yang diungkapkan Ā Joko Sutaryo salah satu tim Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama RI pada kegiatan Sosialisasi Asistensi Birokrasi Reformasi di Aula lantai II Kanwil Kemenag Riau, Kamis (02/10).

Dikatakannya pada Rakornas RB tahun 2017 yang melibatkan pimpinan pusat dan daerah telah menghasilkan beberapa poin diantaranya sinergitas program RB Kemenag pusat dan daerah. Kedua, Penganggaran yang tepat sasaran terhadap nilai dan program RB Kemenag. Ketiga, menguatkan peran kelompok kerja (Pokja) RB Kemenag pusat dan daerah dan memberdayakan agen perubahan. Dan keempat implementasi regulasi mekanisme perhitungan punishment dan perhitungan capaian kinerja.

Mulai tahun ini, lanjutnya dipastikan satker yang di Kemenag agar terlibatĀ masuk dalam berbagai upaya akselerasi pelaksanaan program reformasi birokrasi. Semoga Kanwil Kemenag Riau dapat meningkatkan kualitas kearah yang lebih baik di masa selanjutnya, tutup Joko Sutaryo memberi spirit.

Sementara itu Drs H Mahyudin MA mengatakan Asistensi yang dilakukan Tim Kemenag RI ini dilaksanakan di 34 provinsi di seluruh Indonesia, yang saat ini juga sedang berlangsung di Sumbar dihadiri langsung oleh Kepala Biro Ortala, ujarnya mengawali sambutan.

Pada kesempatan itu Mahyudin mengucapkan terimakasih atas kehadiran tim Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama RI di Kanwil Kemenag Riau. Ia berharap di Tahun 2017 ini Kemenag mendapatkan indeks nilai yang jauh lebih baik. ā€œKalau bisa Kemenag Tahun 2017 ini mendapatkan angka 70 hingga 80ā€, terangnya.

Terkait hal itu, tentu kenaikan indeks nilai reformasi birokrasi Kemenag akan berdampak besar terhadap besaran tunjangan kinerja ASN, jelasnya.Ā  Semoga peningkatan ini dapat dilakukan secara terus menerus, sebut saja saat ini mengutip pidato Menag baru baru ini indeks pelayanan ibadah haji mengalami peningkatan hingga 84,85, ini jelas meningkat ketimbang tahun lalu yang hanya mencapai indeks berkisar 83, 53, terangnya mencontohkan.

Pada kesempatan itu Mahyudin menyinggung tentang pelayanan satu pintu yang saat ini Kemenag Riau tengah berupaya untuk melaksanakan persiapan layanan PTSP tersebut. ā€œAlhamdulillah hingga hari ini sebagian dari subbag dan bidang bidang sudah meangalokasikan dan menyusun anggaran untuk PTSP tersebut sebanyak 500 juta. Ini juga salah satu bentuk kongkrit upaya Kemenag Riau dalam melakukan akselerasi Reformasi birokrasi Kemenagā€, pungkas Mahyudin. Seiring itu dengan segala program yang telah berjalan maupun yang belum berjalan diharpkan mampu untuk mendongkrak nilai reformasi birokrasi Kemenag, khususnya Kemenag Riau.(vera/eka)

Ā 

Ā