0 menit baca 0 %

Asah Bakat dan Kreatifitas Santri, FKDT Kabupaten Siak Gelar Porsadin Ke-III Tahun 2019

Ringkasan: Siak (Inmas) - Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) III tingkat Kabupaten Siak 2019 resmi dibuka, Ahad, (3/3/2019) di Lapangan Tengku Mahratu atau yang lebih dikenal dengan Lapangan Siak Bermadah. Kegiatan yang akan berlangsung selama sepekan kedepan itu dibuka Asisten Administrasi U...

Siak (Inmas) - Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) III tingkat Kabupaten Siak 2019 resmi dibuka, Ahad, (3/3/2019) di Lapangan Tengku Mahratu atau yang lebih dikenal dengan Lapangan Siak Bermadah. Kegiatan yang akan berlangsung selama sepekan kedepan itu dibuka Asisten Administrasi Umum Setdakab Siak Jamaluddin. Hadir pada kegiatan ini diantaranya Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom, Kasi Pendis, Resman Junaidi, S.HI, Ketua FKDT dan lain-lain.

Kegiatan berlangsung meriah. Para santri Diniyah Takmiliyah memadati lapangan Siak bermadah. Suasana di depan istana Siak itu berubah seperti kota santri. Ketua Panitia Porsadin, Mardian mengatakan, kegiatan ini bertujuan sebagai ajang ujicoba dan evaluasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas Diniyah.

Sehingga nantinya anak didik yang menjadi pemenang dapat bersaing di Porsadin tingkat Provinsi Riau di Kota Dumai, pada Juni 2019 mendatang. "Kita berharap melalui kegiatan ini akan muncul anak-anak yang terampil, serta memiliki kemampuan dan kualitas yang dapat bersaing di tingkat provinsi," ungkapnya.

Porsadin tingkat nasional mendatang akan dilaksanakan awal Agustus 2019 di Provinsi Bangka Belitung. Ia menargetkan ada anak Siak tampil pada ajang bergengsi tersebut. Porsadin yang III ini, selain ajang pengembangan bakat kreatifitas santri Diniyah Takmiliyah, juga sebagai indikator evaluasi relevansi antara pendidikan di Diniyah Takmiliyah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Kegiatan ini dilaksanakan sekali dalan 2 tahun. Hasil dari kegiatan ini dapat melahirkan generasi penerus yang religius, andal, kompeten serta berkepribadian yang luhur, demi terciptanya manusia yang berguna bagi agama serta negara. (Hd)