0 menit baca 0 %

Arahan Kakankemenag Kuansing pada Kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Pada kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani Pegawai yang dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas Kemenag Kuansing hari Jum'at (01/03/2019), Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA turut serta dalam kegiatan tersebut.Pada kesempatan itu Kakankemenag me...

Kuansing (Inmas), Pada kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani Pegawai yang dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas Kemenag Kuansing hari Jum'at (01/03/2019), Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA turut serta dalam kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu Kakankemenag memberikan beberapa arahan yang disampaikan dihadapan seluruh pegawai yang hadir pada saat itu, setelah sesi kultum atau tausiyah selesai dilaksanakan.

Sebelum menyampaikan arahannya, Kakankemenag sedikit mengulas apa yang disampaikan oleh penceramah pada pagi itu, yaitu tentang orang-orang yang dirindukan surga.

"Orang yang dirindukan surga tidak hanya sekedar melakukan amal pokok saja, akan tetapi orang tersebut juga melakukan amal tambahan diluar amal pokok. Dengan kata lain, orang yang dirindukan surga adalah orang yang ibadahnya melampaui ibadah pokoknya," jelasnya.

Kakankemenag juga menjelaskan, bahwa dalam memahami suatu hadits jangan hanya dipahami secara tekstual saja, akan tetapi harus dipahami secara menyeluruh, baik secara teks maupun konteksnya. Bicara mengenai perubahan, Kakankemenag mengajak untuk berubah kearah yang lebih baik, dimana itu harus dimulai dari diri sendiri. Mengubah orang lain itu adalah suatu pekerjaan yang sulit, mengubah diri sendiri saja sudah sulit apalagi mengubah orang lain. Harus kita yang lebih dahulu berubah, barulah diterapkan kepada orang lain jika orang itu mau berubah.

Kakankemenag juga mengajak seluruh pegawai untuk berkontribusi dalam membantu korban yang terdampak bencana banjir bandang di desa Petapahan kecamatan Gunung Toar. "Terima kasih kepada para pegawai yang telah menyumbangkan harta, pakaian, atau apapun yang berguna, untuk meringankan penderitaan para korban banjir, jangan sampai tidak ada kontibusi kita dalam hal ini," ujar Kakankemenag.

Dalam kesempatan itu Kakankemenag juga mengucapkan terima kasih atas semua jerih payah dan pekerjaan yang dilakukan oleh semua pegawai, sehingga pada acara Raker Kementerian Agama Provinsi Riau yang diadakan di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Kementerian Agama kabupaten Kuansing memperoleh tiga penghargaan sekaligus untuk masa kerja tahun 2018. Yaitu pelaksana anggaran terbaik, pengelola PNBP terbaik, dan peringkat ke empat kontibutor penulis berita website.

"Kita harus bekerja sesuai dengan kebijakan pimpinan, contohnya seperti di kantor ini, seorang staf atau pegawai tidak boleh mengambil kebijakan di luar kebijakan Kepala atau Kasi. Dalam birokrasi jaga kombinasi, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Contoh lain, misalnya ada masyarakat yang datang ke kantor untuk berurusan, kalau pegawai yang ditanya tidak yakin bisa menjelaskan dengan benar, maka silahkan diarahkan ke seksi terkait," jelas Kakankemenag saat berbicara mengenai kebijakan.

Terakhir Kakankemenag menyampaikan tentang pentingnya evaluasi, bahwa di dalam evaluasi terdapat 70 persen dari berhasilnya suatu pekerjaan. (N/R)