Rokan Hulu (Inmas) – Salah satu program prioritas pembangunan bidang agama dan keagamaan di Rohul adalah peningkatan pendidikan Agama dan Keagamaan, yang diarahkan pada 5 hal, yakni pembukaan akses pendidikan seluas-luasnya kepada masyarakat; Peningkatan sarana prasarana pendidikan; Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan; Peningkatan kesejahteraan guru; dan pembukaan unit sekolah baru seperti Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Tambusai.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika menutup secara resmi pelaksanaan Diklat Teknis Substantif Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di lingkungan Kemenag Rohul, Rabu (13/4/2016) bertempat di aula Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.
Kegiatan diklat tersebut dilaksanakan selama 5 hari, dari tanggal 9 s/d 13 April 2016, bertempat di aula Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian, dengan diikuti 30 orang peserta, terdiri dari para Kepala Madrasah dan guru senior serta pengawas pendidikan agama dan keagamaan di lingkungan Kemenag Rohul.
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini lebih lanjut menyatakan bahwa program pendidikan menjadi salah satu prioritas utama yang harus dilaksanakan, sebab pendidikan ini sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya peningkatan kualitas Sumberdaya manusia (SDM).
Dikatakannya, pendidikan adalah program perubahan yang lambat, namun memiliki dampak yang sangat dahsyat bagi masyarakat di kemudian hari. Bertahun-tahun orang sekolah, mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi, namun hasilnya baru ketahuan sekian tahun kemudian.
Oleh karena itu, maka Kemenag Rohul meminta semua pihak agar ikut berpartisipasi aktif dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan agama dan pendidikan keagamaan, sebab hanya pendidikan berkualitas yang dapat melahirkan lulusan yang berkualitas.
Untuk itu, maka upaya-upaya taktis dan strategis harus dilakukan, dalam rangka meningkatkan kualitas, kinerja, dan keprofesian guru secara berkelanjutan, sehingga mengalami peningkatan dari waktu ke waktu berikutnya. Dengan demikian terwujud pendidikan yang berkualitas.Ash