0 menit baca 0 %

Apel Pagi Bersama dalam Rangka Persiapan Sambut Kehadiran Kakanwil Kemenag Provinsi Riau

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Apel pagi bersama yang dilakukan oleh pegawai di lingkungan Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi pada hari Rabu (13/03/2019), diikuti oleh hampir seluruh pegawai yang terdiri dari Kasubbag TU dan Kasi-Kasi, Kepala KUA sekabupaten Kuansing, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta,...

Kuansing (Inmas), Apel pagi bersama yang dilakukan oleh pegawai di lingkungan Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi pada hari Rabu (13/03/2019), diikuti oleh hampir seluruh pegawai yang terdiri dari Kasubbag TU dan Kasi-Kasi, Kepala KUA sekabupaten Kuansing, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Penyuluh Agama PNS dan Honorer, Pengawas Madrasah dan Pakis, Penghulu, dan Pegawai Kantor Kemenag Kuansing.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau yang baru saja dilantik Dr. H. Mahyudin, MA. Untuk menghormati kedatangan beliau, maka seluruh elemen Kemenag Kuansing dikerahkan untuk menyambut kehadiran beliau di kabupaten Kuansing.

Sejak pagi pegawai Kemenag Kuansing baik yang PNS maupun non PNS telah tampak berdatangan. Apabila biasanya apel pagi hanya diikuti oleh pegawai Kantor saja, maka pada hari ini apel pagi tampak lebih ramai karena hadirnya pegawai Kemenag dari seantero Kuansing.

Sebagai penerima apel pada pagi itu adalah Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Armadis, S.Ag. Di dalam pengarahannya beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai atas kehadirannya pada pagi itu.

Kasubbag TU juga mengajak semua yang hadir untuk meningkatkan kinerja, disebabkan tantangan tugas yang dihadapi ke depannya akan semakin berat. Untuk menyelesaikan tugas yang berat maka diperlukan usaha yang maksimal, usaha yang lebih besar dari yang sebelumnya.

Terakhir Kasubbag TU mengingatkan agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial. "Perhatikan apa saja yang akan diposting, postinglah sesuatu yang bermanfaat, bernilai informasi, dan tidak merugikan orang lain. Hindari menyebarkan berita bohong, hoax, caci maki, dan menghina pengguna yang lain," jelasnya. (N/R)