Siak (Inmas) โ Bertempat di Masjid Al-Falah, Kampung Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, sebanyak 62 santri MDTA Al-Huda mengikuti kegiatan didikan Shubuh yang menjadi program andalan Kankemenag Siak dalam mempersiapkan generasi Islam yang rabbani. Kepala Kantor Kemenag Siak, Drs. H. Muharom dalam pertemuan dan pembinaan seluruh Kepala MDTA se-Kabupaten Siak tahun lalu berpesan agar memaksimalkan didikan Shubuh dan melaksanakannya setiap hari Ahad pagi.
Kepada Humas Kankemenag Siak, Kepala MDTA Al-Huda, Drs. H. Ahmad Dahyar menyampaikan bahwa didikan Shubuh sangat banyak sekali manfaatnya, โanak memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk bisa tampil di depan umumโ, ujarnya. Selain itu, didikan Shubuh sudah menjadi program Kankemenag Siak yang pelaksanaannya diserahkan guru MDTA.
Didikan Shubuh merupakan sarana refreshing bagi anak-anak. Kegiatan ini bisa menjadi sarana evaluasi oleh guru untuk memantau sejauh mana materi yang telah diberikan kepada santri MDTA. Manfaat yang paling penting diadakannya didikan Shubuh ini adalah sebagai sarana silaturrahim sesama santri dimana ada pertemuan secara umum tanpa klasikal, disinilah ajang untuk melatih kerukunan, kekompakan dan saling menyayangi antara adik dan kakak kelas. (Hd)