Bengkalis
(Inmas) - Penyebaran Corona Virus Disease
(Covid-19) secara massif terjadi di Indonesia, hal tersebut tentunya berdampak
pada dunia pendidikan, sehingga semua kegiatan belajar mengajar yang semestinya
dilakukan di sekolah/ madrasah harus dikerjakan dari rumah, dan oleh karena itu
semua kalangan harus bekerja sama untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19
ini.
Guna
untuk pencegahan serta memutus rantai penyebaran virus tersebut, MTs Negeri 5
Bengkalis yang berlokasi di Desa Batu Panjang Kecamatan Rupat Bengkalis, telah
melakukan penyemprotan cairan desinfektan di area madrasah dan juga rumah warga
sekitar. Hal ini dilakukan dengan tujuan sebagai antisipasi diri terhadap lingkungan
madrasah dan juga lingkungan sekitar sebagai salah satu cara pecegahan virus covid-19
yang mewabah di Indonesia.
Hal
tersebut disampaikan Kepala MTsN 5 Bengkalis Zaherman SAg, saat dikonfirmasi
oleh tim Inmas Kemenag Bengkalis melalui pesan whatsApp, pada Jum’at
(01/05/2020).
“Kegiatan
penyemprotan ini dilakukan pada saat semua kegiatan belajar mengajar di
madrasah dilasanakan dari rumah secara daring atau online, sehingga hal ini
merupakan saat yang tepat untuk dilakukan penyemprotan pada seluruh lokasi MTs
Negeri 5 Bengkalis dan beberapa rumah warga terdekat sekitaran madrasah” ungkap
Zaherman.
Lebih
lanjut beliau menyebutkan kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan
penyebaran virus corona (covid-19) khususnya di area MTsN 5 Bengkalis.
“Karena
madrasah kita terletak pada jalan utama menuju ke Kelurahan ataupun desa-desa
di kecamatan Rupat, sehingga saya dan beberapa rekan guru berinisiatif untuk
melakukan kegiatan ini dengan tetap memperhatikan konsep Social Distancing, Physical Distancing, semoga dengan kegiatan ini dapat membantu pemerintah
dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona”, ungkap Zaherman.
Selanjutnya
Pembina OSIS MTsN 5 Bengkalis Delvi Hanafiah SPd menyebutkan bahwa penyemprotan
desinfektan tersebut dilakukan mulai dari ruang kantor MTsN 5 Bengkalis, yang
terdiri dari ruang majelis guru, ruang Tata Usaha, dan ruang Kepala Madrasah,
dilanjutkan pada dinding-dinding semua ruangan yakni  ruang belajar siswa dari kelas 7 hingga kelas
9 serta teras madrasah.
Kemudian
penyemprotan dilanjutkan pada ruang perpustakaan, toilet, tempat parkir,
kantin, rumah penjaga sekolah serta tempat-tempat yang sering dijadikan tempat berkumpulnya
para siswa, dan penyemprotan juga dilakukan pada rumah-rumah warga sekitaran madrasah.
Adapun
bahan-bahan yang dipersiapkan untuk digunakan sebagai desinfektan tersebut, jelas
Delvi Hanafiah, terdiri dari cairan pemutih sebanyak 2 tutup botol, carbol wangi
2 tutup botol, pembersih lantai 4 sendok/tutup botol dan dicampur dengan satu
liter air.
“Besar
harapan kami kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini dapat menjadi contoh
untuk masyarakat sekitar agar bisa membuat sendiri di rumah, dan menyemprotkan
secara mandiri di rumah masing-masing sebagai salah satu upaya pencegahan
penyebaran virus corona (covid-19)”, ungkap Delvi. (vie/tfk)