0 menit baca 0 %

Ani Fudhlah, M.Pd dari PP Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang Ikut Menyemarakkan Lomba Baca Puisi Antar Guru & Mahasiswa Kampar

Ringkasan: Kampar (Kemenag) --- Ajang Lomba Baca Puisi Antar Guru & Mahasiswa Kampar yang digelar pada Sabtu (15/11/2025) berlangsung meriah dan Salah satu peserta  adalah Ani Fudhlah, M.Pd, guru dari Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, yang tampil penuh penghayatan dan energi dalam membacaka...

Kampar (Kemenag) --- Ajang Lomba Baca Puisi Antar Guru & Mahasiswa Kampar yang digelar pada Sabtu (15/11/2025) berlangsung meriah dan Salah satu peserta  adalah Ani Fudhlah, M.Pd, guru dari Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, yang tampil penuh penghayatan dan energi dalam membacakan puisi di hadapan dewan juri dan peserta lainnya.

Dengan balutan busana yang elegan dan gerak tubuh yang tegas, Ani Fudhlah sukses memberikan performa yang memikat. Gestur tangan, intonasi suara, serta mimik wajah yang selaras dengan makna puisi membuat penampilan beliau mendapatkan apresiasi dari para penonton.

Lomba yang mengusung tema “Guru Terbaik adalah Guru yang Menginspirasi” ini diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Kampar bersama mitra pendidikan lainnya. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi, memperkuat apresiasi seni, dan membuka ruang ekspresi bagi guru serta mahasiswa di Kabupaten Kampar

Dalam penampilannya, Ani Fudhlah tidak hanya membacakan teks, tetapi juga menghidupkan pesan puisi dengan penuh rasa. Aksi panggungnya mencerminkan kompetensi seorang pendidik yang mampu menyampaikan nilai, makna, dan emosi melalui seni baca puisi.

Bagi Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, keikutsertaan beliau dalam lomba ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mengembangkan talenta seni serta memperkuat citra pendidik pesantren yang kreatif, inspiratif, dan berprestasi.

Melalui lomba ini, IGI Kampar ingin mengajak para guru untuk terus mengasah kemampuan literasi dan seni sebagai bagian dari kompetensi profesional. Lomba baca puisi dinilai mampu melatih kepekaan bahasa, keberanian tampil, serta ketajaman ekspresi dalam menyampaikan pesan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan, ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh peserta dan panitia.

Fatmi