0 menit baca 0 %

Anggaran Embarkasi Antara Diakomodir dalam APBD Riau 2017

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Pemerintah Provinsi Riau, Kanwil Kemenag Provinsi Riau, dan stakeholder terkait terus mematangkan rencana Embarkasi Haji Antara Provinsi Riau dengan mempersiapkan segala fasilitas pendukung. Untuk anggaran, akan di akomodir dalam APBD Provinsi Riau Tahun 2017.

Pekanbaru (Inmas)- Pemerintah Provinsi Riau, Kanwil Kemenag Provinsi Riau, dan stakeholder terkait terus mematangkan rencana Embarkasi Haji Antara Provinsi Riau dengan mempersiapkan segala fasilitas pendukung. Untuk anggaran, akan di akomodir dalam APBD Provinsi Riau Tahun 2017.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Riau melalui Asisten I Pemprov Riau H Ahmad Syah Harrofie, yang didampingi Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Ahmad Supardi MA saat memimpin rapat tindak lanjut persiapan Embarkasi Antara Haji Provinsi Riau Rahun 2017 mendatang, Jumat (04/11/2016). Hadir dalam Rapat tersebut, semua stakeholder terkait seperti Bea dan Cukai, bandara, PU, Kesehatan, Perhubungan, Hukum dan lainnya.

“Pada dasarnya kita sudah siap, karena pada tahun 2016 kita berharap sudah bisa menerbangakan jamaah embarkasi antara percontohan beberapa kloter, tapi secara administrasi belum memungkinkan. Untuk itu, kita opitimis  tahun 2017 ini bisa teraslisasi,” ungkap Ahmad Syah.

Menurutnya, dalam rangka menyikapi persiapan haji tahun 2017 yang tinggal 8 bulan lagi, sebagai pelaksana dan pemangku kepentingan, Pemprov bersama Kemenag akan mempersiapkan semua sarana prasana yang dibutuhkan untuk Embarkasi Antara, persiapan komponen- kompenan dasar, seperti kesiapan fasilitas kamar Asrama Haji (rusunawa), tenda, soundsistem dan fasilitas lainnya.

“Perkiraan sementara berdasarkan rapat yang kita lakukan tadi, berkisar 25 M, untuk mengadaan transportasi local, konsumsi jamaah, sewa tenda, sewa AC/ kipas, sewa Xtray, petugas, panitia dan lainnya. Anggaran ini sedang kita matangkan untuk dimasukkan dalam APBD 2017, dengan segala persiapan yang kita lakukan kita berharap salah satu program strategis daerah yaitu Embarkasi Antara mendapat persetujuan Menteri Agama,” harapnya.

Pemprov dan Kemenag terus berkomunikasi dengan pihak terkait, khususnya pihak pusat. Dan kemungkinan dalam minggu ini tim khususnya Jakarta akan meninjau kesiapan Riau untuk jadi Embarkasi Antara.

“Tim akan melakukan tinjauan dan semoga saja kita sudah bisa mendapatkan izin untuk menpersiapkan embrakasi antara, mudah-mudahan dalam satu dua hari ini kita sudah menerima jawabpan dari kementerian di pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, mengatakan, untuk menjadi Embarkasi Antara, jika fasilitas sudah tersedia maka Riau sudah sangat memungkinkan. Untuk saat ini Provinsi Riau khususnya Rusunawa yang akan dijadikan Asrama Haji masih memerlukan pembenahan dan melengkapi sarana dan prasarana.

“Setidaknya, Asrama Haji harus bisa menampung 2 kloter atau sekitar 900 jamaah. Jadi, tempat tidur, kamar, fasilitas lainnya harus semua dilengkapi, termasuk penetapan panita khusus yang akan mengurusi jamaah, keperluan jamaah dan lain sebagainya” ujar Ahmad Supardi dalam rapat, karena untuk menjadi Embarkasi Antara tentu harus merujuk dengan persyaratan atau ketentuan yang telah ditetapkan. Untuk itu Provinsi Riau harus mempersiapkan hal tersebut, diantaranya asrama haji yang memadai, akomodasi dan transportasi, serta kesiapan- kesiapan lainnya.

“Dengan keseriusan dan koordinasi dari semua pihak terkait, Embarkasi Antara akan dapat terwujud,” pungkasnya optimis. (mus/aulia)