0 menit baca 0 %

Anggaplah Ibadah Haji Yang Kita Laksanakan Ini Adalah Ibadah Haji Yang Pertama Dan Terakhir Kita Laksanakan

Ringkasan: Kampar (Inmas) Anggaplah ibadah haji yang kita laksanakan ini adalah ibadah haji yang pertama dan terakhir kita laksanakan. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar,  Drs H Alfian MAg, saat membuka secara resmi acara manasik Haji Mandiri di Kecamata...

Kampar (Inmas) – Anggaplah ibadah haji yang kita laksanakan ini adalah ibadah haji yang pertama dan terakhir kita laksanakan. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar,  Drs H Alfian MAg, saat membuka secara resmi acara manasik Haji Mandiri di Kecamatan Bangkinang, hari kamis kemaren (06/12/2018), di Masjid Al Muhklisin Kec. Bangkinang. Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Bangkinang H Rusnan SH, dan para Pegawai KUA Kec. Tapung, serta seluruh Calon Jema’ah Haji (CJH) tahun 2019.


Alfian mengatakan, Ibadah haji ini adalah ibadah yang sangat dirindukan oleh setiap umat Islam, dan ibadah Haji ini merupakan rukun Islam yang kelima. Untuk itu, niatkanlah selalu dalam menunaikan ibadah haji ini hanya mengharap ridho Allah Swt, jangan yang lain.

 

Ingat, proses untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan ini adalah melalui proses yang cukup panjang. Bapak dan ibu Calon Jema’ah Haji ini, baru bisa berangkat tahun ini setelah menunggu 7 atau 8 tahun. Setelah Bapak/ibu berangkat tahun 2019 ini, bapak/ibu nantinya jika ingin mendaftar lagi untuk menunaikan ibadah haji, tidak bisa langsung mendaftar, melainkan harus menunggu 10 tahun lagi baru bisa mendaftar, tegas Alfian.


Oleh karena itu, dalam kunci dalam menunaikan ibadah haji ini ada dalam manasik haji yang kita laksanakan ini. Karena dalam manasik haji inilah kita diajarkan tentang rangkaian ibadah haji, mulai dari syarat haji, rukun haji, wajib haji, sunah Haji, hingga larangan-larangan selama menunaikan ibadah haji. Ikutilah manasik haji ini dengan sebaik-baiknya, jika ada yang tidak tau atau tidak mengerti, tanyakan langsung pada narasumbernya, pungkas Alfian. (Ags/Usm)