0 menit baca 0 %

Anak TK Se-Kecamatan Pangkalan Lesung Belajar Manasik Haji Lewat Simulasi Edukatif

Ringkasan: Pangkalan Lesung (Kemenag) Puluhan anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Pangkalan Lesung mengikuti Peragaan Manasik Haji yang digelar (13/11/2025) di Lapangan Kantor Desa Mulya Subur. Kegiatan yang dimulai pukul 08:00 ini menghadirkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangkalan Lesung,...

Pangkalan Lesung (Kemenag) – Puluhan anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Pangkalan Lesung mengikuti Peragaan Manasik Haji yang digelar (13/11/2025) di Lapangan Kantor Desa Mulya Subur. Kegiatan yang dimulai pukul 08:00 ini menghadirkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangkalan Lesung, H. Kasbi M. H., sebagai narasumber sekaligus pengisi materi, untuk memberikan edukasi langsung tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji. Turut hadir juga Camat Pangkalan Lesung Abdul gafur S. H, serta jajaran unsur pimpinan kecamatan (Upika) setempat seperti Kapolsek, ketua PGRI, ketua Korwil Pendidikan, dan Kepala Desa Mulya Subur

Acara diawali dengan pembukaan resmi dan sambutan dari Camat Pangkalan Lesung yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Selanjutnya, Kasbi memaparkan tahapan-tahapan ibadah haji secara sederhana, diikuti dengan demonstrasi peragaan manasik haji. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari thawaf di Ka’bah mini, wukuf di Arafah mini, hingga melempar jumrah dalam simulasi yang telah disiapkan oleh panitia. Guru dan pendamping memberikan bimbingan, sehingga setiap anak dapat memahami gerakan dan tata cara ibadah dengan tepat.

Kegiatan manasik haji untuk anak-anak TK merupakan bagian dari program edukasi dini yang bertujuan mengenalkan rukun Islam kelima, yakni ibadah haji, sejak usia anak-anak. Kasbi menjelaskan bahwa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak. Pada tahap ini, kemampuan kognitif, emosional, dan spiritual anak berkembang dengan sangat pesat. Oleh karena itu, pengenalan nilai-nilai agama secara menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak sangat penting untuk membentuk pemahaman yang kokoh sejak awal. . “Acara ini sangat penting agar pengetahuan sejak dini dapat diperoleh oleh anak-anak, sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung tentang tata cara pelaksanaan haji. Dengan kegiatan yang edukatif dan menyenangkan, anak-anak dapat lebih mudah memahami nilai-nilai agama,” tambah Kasbi.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan penutupan resmi oleh Kepala KUA. Selain memberikan pengalaman praktis, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa cinta anak terhadap kegiatan ibadah dan meningkatkan kesadaran pentingnya mengenal ajaran agama sejak dini. Pihak KUA berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin di kecamatan Pangkalan Lesung, sehingga generasi muda dapat memahami ibadah haji dengan cara yang menarik, edukatif, dan menyenangkan.(dbs)